Kota Malang
Tax Goes to Kampoong Makin Semarak di Kecamatan Lowokwaru

“Semoga kekompakan dan semangat satu jiwa ini tetap terjaga serta tetap solid dalam mensukseskan program-program BP2D dan Pemerintah Kota Malang,” imbuh Sam Ade d’Kross, sapaan akrab pria yang juga dikenal sebagai tokoh Aremania itu.
Bersamaan dengan Tax Goes to Kampoong juga dihelat kegiatan Warna Warni Pajak Daerah. Even yang diikuti peserta kalangan anak-anak itu semakin semarak dengan adanya Lomba Mewarna, Seni Tari Tradisional dan Story Telling. Warga melakukan pembayaran pajak daerah di mobil Tax Online
Baik Tax Goes to Kampoong maupun Warna Warni Pajak Daerah mengawali rangkaian kegiatan Sosialisasi Gerakan Sadar Pajak dan Anti Korupsi Pajak yang digeber BP2D Kota Malang sepanjang bulan November 2017.
Even pembuka sudah dilaksanakan di Lapangan Sampo dengan diikuti warga Kecamatan Sukun dan Klojen, Minggu (12/11/2017) lalu.
Wawali Malang, Ketua DPRD, Kepala BP2D, Dandim 0833, Kepala OPD, Camat Lowokwaru dan para lurah serta jajaran Forkopinda hadir di Lapangan DinoyoKegiatan bakal berlangsung maraton setiap akhir pekan. Untuk pekan selanjutnya giliran warga Kecamatan Blimbing dan Kedungkandang bisa mengikuti di Kawasan Jalan Kembar Ki Ageng Gribig, Madyopuro pada Minggu (26/11/2017) mendatang. Tiket jalan sehat bisa didapatkan di kelurahan masing-masing, tanpa dipungut biaya. Caranya cukup menunjukkan bukti lunas pembayaran pajak daerah jenis apapun.
Adapun Tax Goes to School dan Tax Goes to Campus juga menambah semarak even bertema edukasi dan sosialisasi pajak daerah tersebut.
“Kegiatan sosialisasi dan edukasi perpajakan seperti ini memang harus digalakkan sesering mungkin. Apalagi BP2D menerapkan sistem jemput bola, sehingga lebih efektif menyasar dan merangkul seluruh lapisan masyarakat. Luar biasa,” tandas Ketua DPRD Kota Malang, Drs Abdul Hakim yang juga hadir di Lapangan Dinoyo. (*/yan)
















