Hukum & Kriminal
Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Jenazah Terakhir Korban Longsor Wonosalam Jombang

Memontum Jombang – Tim SAR gabungan terus berupaya mencari Ducha Ismail (55), korban bencana tanah longsor di Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jumat (24/01/2025) tadi. Alhasil, Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi korban Ducha Ismail, sekitar pukul 16.42.
Saat ditemukan, Ducha sudah dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan jenazah korban berjarak sekitar 13 meter dari lokasi kejadian. Jenazah korban, pun dibawa ke Puskesmas Wonosalam guna proses lebih lanjut.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Kelas A Surabaya, Didit Arie Ristandy, selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR kali ini, mengatakan bahwa ada dua metode yang diterapkan dalam pencarian korban di hari kedua. Yaitu penggalian dengan menggunakan alat berat dan penggalian secara manual.
“Pencarian dengan menggunakan excavator dilakukan di area seluas sekitar 365 meter persegi. Ada dua unit excavator yang melakukan pencarian, yaitu milik BPBD dan Dinas PUPR kabupaten Jombang. Sementara itu, pencarian dengan menggunakan peralatan gali manual (seperti cangkul dan sekop) dilakukan oleh puluhan personel tim SAR gabungan di sisi lainnya, dengan luas sekitar 316 meter persegi,” ujarnya.
Baca juga :
Sementara itu, Yoni Fariza selaku OSC (On Scene Commander), mengatakan kendala yang dihadapi Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian, yaitu kondisi tanah di sekitar area longsor yang masih labil dan kondisi hujan saat siang hari. “Selama proses pencarian dilakukan, ada sebanyak dua tim safety officer yang bertugas melakukan pengawasan keamanan di dua lokasi berbeda. Safety officer ini akan memberikan peringatan jika ada tanda-tanda bahaya yang dapat mengancam keselamatan seluruh personel yang sedang melakukan pencarian,” jelasnya.
Dalam upaya pencarian korban ini, sejumlah unsur SAR terlibat. Diantara tim dari Kantor SAR Surabaya, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD kabupaten Jombang, Polres Jombang, Polsek Wonosalam, Koramil Wonosalam, PMI, BAGANA, Destana, RAPI, Senkom, RESOB, TSA, IOF, Gerpik, SAR MTA, Pemuda Pancasila, TAGANA dan unsur SAR lainnya.
Sekedar diketahui, sebelumnya terjadi bencana tanah longsor di wilayah Desa Sambirejo, Kamis (23/01/2025) pagi. Longsor ini terjadi, setelah hujan deras pada Rabu (22/01/2025) malam. Tanah longsor ini mengakibatkan beberapa rumah tertimbun material longsoran.
Kejadian ini, juga mengakibatkan empat orang warga menjadi korban. Dari empat korban ini, sebanyak dua orang korban berhasil selamat, yaitu atas nama Widyawati (42) dan Mk (13). Keduanya, kemudian dibawa ke RSK Mojowarno Jombang untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara satu orang, ditemukan dalam kondisi meninggal, yaitu atas inisial DA (11). Dalam pencarian tadi, satu orang lagi yakni Ducha Ismail, baru berhasil ditemukan. (hms/gie)















