Kota Malang
Tingkatkan Literasi Masyarakat, Gramedia Gelar Semesta Buku 2025 Bertema Nusantara Membaca

Memontum Kota Malang – Perkuat budaya literasi di tengah masyarakat, Gramedia menggelar acara tahunan Semesta Buku 2025, dengan tema ‘Nusantara Membaca’. Inisiatif ini, tidak hanya membuka akses lebih luas terhadap literasi, tetapi juga mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam kegiatan membaca, menulis dan berdiskusi secara inklusif.
Content & Product Dev Asst Manager Gramedia, Melvi, mengatakan bahwa Semesta Buku 2025, menyapa masyarakat di lebih dari 50 titik di seluruh Indonesia, termasuk salah satunya di kota Malang. Gelaran ini, dilaksanakan pada 26 September hingga 5 Oktober 2025. Sementara untuk di Kota Malang, berlokasi di Gedung Malang Creative Center (MCC) Kota Malang.
Periode ini dipilih, karena bertepatan dengan berbagai momentum penting yang berkaitan erat dengan dunia literasi dan kebahasaan. Seperti, Hari Literasi Internasional pada 8 September, Hari Kunjung Perpustakaan pada 14 September, serta Bulan Bahasa dan Sastra yang diperingati sepanjang Oktober.
“Seluruh momen ini menjadi pengingat akan pentingnya literasi dalam membentuk jati diri bangsa serta mendorong kemajuan peradaban,” ujarnya, Senin (22/09/2025) tadi.
Sebagai kota yang terus berkembang dengan masyarakat yang heterogen dan dinamis, Kota Malang menjadi ruang yang potensial untuk memperluas jangkauan literasi. “Gramedia berharap, melalui kehadiran Semesta Buku di kota ini, akan tercipta ruang-ruang inspiratif yang mampu memberdayakan masyarakat lokal, khususnya generasi muda, dalam membangun kebiasaan literasi yang lebih kuat,” ujarnya.
Baca juga :
Semesta Buku Malang tahun ini, menghadirkan beragam program menarik dan inspiratif. Seperti Talkshow, Kumpul Komunitas dan Lomba Mewarnai. Selain itu, Semesta Buku juga menawarkan ribuan judul buku dengan harga super terjangkau.
Bahkan, pengunjung bisa menikmati diskon mulai dari 20 persen hingga 70 persen, dengan harga buku yang dibanderol mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 75.000. Sementara koleksi buku yang dihadirkan, pun sangat beragam, mulai dari novel, sastra, komik, buku anak, self-improvement, psikologi, religi, hukum, kamus, hingga buku-buku teknologi dan komputer.
Ragam pilihan ini, disediakan untuk menjawab kebutuhan literasi berbagai kalangan, sekaligus mendorong minat baca di masyarakat. “Melalui Semesta Buku, kami ingin menciptakan ruang temu yang inklusif antara pembaca, penulis dan pelaku dunia literasi di seluruh Indonesia. Kami percaya bahwa literasi adalah pondasi penting bagi lahirnya masyarakat yang kritis, kreatif dan berdaya saing,” ujar Melvi.
Semesta Buku 2025 juga menggandeng berbagai mitra di beberapa kota penyelenggaraan. Sejumlah kolaborasi yang akan digelar, antara lain bersama Pesta Literasi Indonesia, Ngaji Literasi di Universitas Negeri Padang, Festival Sastra Sorong, Festival Literasi Anak Rimba Kata, serta Badan Bahasa dalam rangka perayaan Bulan Bahasa dan Sastra.
Nantinya, pelaksanaan akan ada rangkaian kegiatan menarik dan edukatif yang dapat diikuti oleh masyarakat di seluruh titik pelaksanaan Semesta Buku. Dengan mengusung semangat kolaboratif dan merayakan keberagaman perspektif, Gramedia mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat langsung dalam kegiatan Semesta Buku 2025. “Mari bersama-sama membangun ekosistem literasi yang hidup, relevan dan berkelanjutan. Karena ketika Nusantara Membaca, Indonesia melangkah lebih jauh menuju masa depan yang tercerahkan,” tambahnya. (gie)
















