Surabaya
Unair Gelar Konferensi Internasional Kesehatan dan Kedokteran Terkini

Pelaksanaan konferensi tersebut didasari perkembangan pengetahuan, teknik, dan teknologi medis yang sangat cepat. Banyak pihak berwenang yang membutuhkan pendidikan medis berkelanjutan.
Karena itu, praktisi medis didorong mampu meningkatkan pengetahuan mereka dengan berbagai cara. Termasuk di antaranya melalui jurnal medis, seminar, konferensi, dan program online. Diperlukan pula bagi para pemimpin dalam pendidikan kedokteran yang perlu mengikuti perkembangan interdisipliner dan global terbaru.
Terkait dengan kepesertaan, konferensi itu ditujukan untuk dekan, dokter, dan pemangku kepentingan dalam pendidikan kedokteran dari Indonesia dan negara-negara lain di seluruh dunia. Terutama mereka yang bergabung dengan peringkat universitas di QS.
Juga diperuntukan bagi mahasiswa kedokteran dari seluruh Indonesia dan lembaga internasional. Total ada 200 peserta yang turut hadir.
Digelar selama tiga hari, konferensi itu juga diharapkan mampu mempromosikan pengembangan ilmu kedokteran dan kesehatan, memberikan pengalaman di luar dunia akademis, serta menjadi forum bagi para ilmuwan, profesional, mahasiswa dan pemangku kepentingan terkait untuk berbagi prestasi dan mendiskusikan masalah penelitian.
Terdapat tiga sesi dikusi yang bakal digelar selama tiga hari penyelengaraan. Dua sesi bertema The Impact of Information Technology in Medicine Education dan Beyond Translational Method in Medicine amd Health Science pada Kamis (24/1). Selanjutnya, satu sesi bertema Collaboration in Supporting Medicine and Health Science.
















