Kabar Desa

Upacara Yadnya Kasada Suku Tengger Berjalan Lancar dan Khidmat

Diterbitkan

-

Memontum Probolinggo – Peringatan Upacara Yadnya Kasada Suku Tengger Semeru, Kabupaten Probolinggo, di tahun 2024 ini tanpa prosesi pengukuhan Dukun Pandita, Sabtu (22/06/2024) tadi. Meski demikian, Upacara Yadnya Kasada tetap berjalan lancar dan khidmat.

Ketua Parisada Hinda Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto, mengatakan bahwa dalam pelaksanaan kali ini semua prosesi saat Yadnya Kasada dilakukan, kecuali pengukuhan Dukun Pandita. “Pada Upacara Yadnya Kasada tahun ini, tidak ada prosesi pengukuhan Dukun Pandita. Namun, untuk prosesi lain tetap ada dan dilaksanakan,” ujarnya.

Prosesi Yadnya Kasada, tambahnya, dimulai dari kedatangan ongkek atau sesaji hasil bumi ke Pura Poten Luhur sekitar pukul 00.00. Kemudian pukul 03.00, dilakukan prosesi Upacara Yadnya Kasada yang dipimpin Dukun Pandita, Sutomo.

Baca juga :

Advertisement

Prosesi Upacara Yadnya Kasada, kemudian dilanjut dengan pembacaan sejarah Yadnya Kasada, pembacaan mantra mulunan, penutupan dan prosesi Labuh Ongkek atau labuh sesaji. Sekitar pukul 04.30, prosesi akhir dari Upacara Yadnya Kasada yakni Labuh Ongkek dilaksanakan. Dimana, ongkek yang sebelumnya didoakan di Pura Poten Luhur, dibawa ke bibir kawah Bromo, untuk selanjutnya dilabuh ke kawah Bromo.

Prosesi Labuh Ongkek ini, ujarnya, menandakan sesuai pesan leluhur atau Raden Kusuma. Dimana, setiap bulan purnama di Bulan Kasada, kiriman hasil bumi dengan melabuhkannya ke kawah Gunung Bromo.

“Harapan saya di Yadnya Kasada tahun ini, warga Hindu Suku Tengger lebih meningkatkan imannya, agar hubungan manusia dengan tuhan, manusia dengan manusia dan manusia dengan alam lingkungan harmonis,” jelasnya. (nun/pix/gie)

Advertisement
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Lewat ke baris perkakas