Kota Malang
Wali Kota Wahyu bersama Ketua DPRD Hadiri Persiapan Gelaran Event Madyopuro Mangano

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Surraduhira dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menghadiri pertemuan dengan masyarakat Kelurahan Madyopuro, Sabtu, (08/03/2025) tadi. Acara tersebut, selain menjadi ajang silahturahmi juga merupakan diskusi persiapan Event Budaya Madyopuro Mangano, yang akan diselenggarakan Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kelurahan Madyopuro.
Ketua Panitia Event Madyopuro Mangano, Muhammad Shaleh, menyampaikan Madyopuro Mangano merupakan event yang bertajuk kearifan lokal dengan menyediakan 111 stand. Salah satu kegiatan itu, tentunya bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat dan juga mempromosikan UMKM Kota Malang, khususnya yang ada di Madyopuro.
“Kegiatan ini merupakan kali pertama yang diinisiasi oleh Pokjamas Kelurahan Madyopuro, untuk mempromosikan UMKM Kota Malang. Dan, acara ini akan melibatkan seluruh masyarakat Kota Malang, khususnya pelaku UMKM dalam meramaikan event tersebut,” kata Shaleh.
Dirinya juga menyampaikan, bahwa dalam mempersiapkan event ini juga mendapat apresiasi positif Pemkot Malang. “Alhamdulillah, dalam perjalanan mengurus perizinan surat-surat kelengkapan untuk event ini, kita mendapatkan sambutan baik oleh Pemkot Malang,” imbuhnya.
Melalui event ini, diharapkan mampu menjadi awal pembangunan wilayah Madyopuro. Selain itu, diharapkan menjadikan Madyopuro sebagai pintu masuk yang berkesan bagi masyarakat luar kota yang akan menuju Kota Malang.
“Bersama stakeholder dan juga masyarakat yang ada di Kota Malang, kami akan berusaha menjadikan Madyopuro sebagai pintu masuk Kota Malang yang benar-benar nantinya mengandung kesan positif bagi masyarakat kota lain,” jelas Shaleh.
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, bahwa dari Event Madyopuro Mangano selain meningkatkan ekonomi masyarakat melalui UMKM, juga merupakan wujud dukungan terhadap kepemimpinan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Baca juga :
Di moment yang sama, Ketua Paguyuban Ketua RW Madyopuro, Nuri Ahmad, menambahkan bahwa event ini diselenggarakan selain untuk menjaga kerukunan, juga sebagai sinergitas dalam rangka mensukseskan pembangunan Kota Malang. Dirinya juga mengharapkan keikutsertaan Pemkot Malang dan DPRD Kota Malang dalam mendukung kegiatan ini.
“Saya berharap secara pribadi maupun komunitas, agar tetap menjaga solidaritas dan kerukunan dalam sukseskan pembangunan Kota Malang. Dan kami berharap, Pemkot Malang serta DPRD Kota Malang selalu mendampingi, mengawal demi suksesnya event ini,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memberikan apresiasi atas kerja keras Pokmas Kelurahan Madyopuro dalam mempersiapkan Event Madyopuro Mangano. Dirinya juga sampaikan, bahwa hal itu sesuai dengan visi-misi Malang Mbois. Di mana salah satu program unggulannya, yakni 1.000 event tiap tahunya.
“Kami sangat apresiasi karena telah menginisiasi kegiatan Madyopuro Mangano. Karena hal tersebut, sesuai dengan visi-misi Mbois Berkelas. Dan juga senada dengan salah satu program unggulan kami, yakni 1.000 event tiap tahunya,” kata Wali Kota Wahyu.
Bahkan, Wali Kota Wahyu menjelaskan jika Pemkot juga telah mendiskusikan dengan jajarannya dan telah mempersiapkan dukungan dalam mensukseskan kegiatan tersebut. “Kami telah mendiskusikan terkait event ini. Dan akan menyediakan fasilitas berupa tenda, keamanan serta ketertiban jalan, sertifikasi halal hingga penyebar luaskan informasi agar seluruh kelurahan bisa turut andil dalam meramaikan kegiatan dengan mengisi stan yang sudah disediakan,” kata Wali Kota Wahyu.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan bahwa Madyopuro merupakan wilayah yang strategis untuk mengenalkan keragaman potensi Kota Malang, termasuk budaya dan UMKM. Itu dikarenakan, wilayah tersebut menjadi perbatasan dengan Kabupaten Malang dan sebagai jalur menuju Taman Nasional Bromo.
“Kelurahan Madyopuro sangatlah strategis. Sebab, wilayah ini menjadi salah satu pintu masuk Kota Malang dan menjadi salah satu jalur menuju Taman Nasional Bromo. Sehingga ke depan, kami akan optimalkan fungsi pasar dan Terminal Madyopuro agar dapat menjadi tempat transit para wisatawan dan orang yang ingin masuk ke Kota Malang,” tambahnya. (cw1/gie)
















