Lamongan

3 Tahun Kepemimpinan Bupati Lamongan, Baksos mulai Pengobatan dan Layanan Dioptimalkan

Diterbitkan

-

RANGKAIAN: Bupati Lamongan bersama Wakil dalam rangkaian pelaksanaan di Balai Desa Laren. (ist)

Memontum Lamongan – Pemkab Lamongan menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) dengan berbagai layanan pengobatan gratis dan beberapa kegiatan lain, Senin (26/02/2024) tadi. Berbagai kegiatan ini, adalah bagian dalam menandai tiga tahun kepemimpinan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi dan Wakil Bupati, Abdul Rouf.

Menjadi rangkaian peringatan tiga tahun jejak langkah kepimpinan pemerintahan di Kota Soto ini, bakti sosial itu bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan bakti sosial ini, menghadirkan berbagai pelayanan gratis untuk masyarakat. Diantaranya, meliputi layanan pengobatan gratis dari Rumah Sakit dr Soegiri, seperti dokter spesialis anak, penyakit dalam, saraf, pelayanan laborat, konseling gizi.

Serta, ada juga layanan administrasi kependudukan gratis, layanan tera gratis, seperti pelayanan pengujian alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya (UTTP) dan sertifikasi halal, pelayanan perizinan, operasi pasar murah dan seribu kupon makan gratis. Termasuk, Pemkab bersama ATR/BPN Lamongan menyerahkan 55 sertifikat dari program Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL) kepada masyarakat Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.

Baca juga:

Advertisement

“Alhamdulillah, hari ini tepat tiga tahun saya dan Pak Rouf diamanatkan memimpin Lamongan tercinta. Untuk menandainya sudah disiapkan rangkaian kegiatan, salah satunya bakti sosial di Laren. Dimana, bertujuan untuk mendekatkan pelayanan masyarakat,” kata Bupati Yuhronur di Balai Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga menjelaskan mengenai fokus pembangunan dalam sisa jabatannya. Yakni, memfokuskan seluruh pembangunan dalam 11 program prioritas, yang di dalamnya mengupayakan pembangunan ekonomi, pemerataan pembangunan infrastruktur dan menciptakan harmonisasi sosial pada masyarakat.

“Fokus kami setelah ini, yakni meneruskan pembangunan baik fisik (Jamula) maupun non fisik yang telah kami rangkum pada 11 program prioritas, pada masyarakat. Alhamdulillah, semuanya melampaui target dan harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Salah satunya, ialah pertumbuhan ekonomi yang optimis naik dari tahun 2022 yakni 5,56,” ujarnya.

Sedangkan untuk pembangunan non fisik, terang Bupati Yuhronur, juga akan terus direalisasikan melalui pembangunan sumberdaya daya manusia (SDM) yang berkualitas. Salah satu contoh dari pembangunan SDM, ialah menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Selain memaparkan fokus pembangunan ke depan, pada kesempatan yang sama juga menyampaikan prestasi Kabupaten Lamongan. Salah satunya, ialah sebagai daerah dengan penuntasan PTSL terbanyak. Sehingga, mendapatkan apresiasi dari Kemendagri.

Advertisement

“Komitmen Pemkab Lamongan untuk mensejahterakan masyarakat juga selalu diapresiasi oleh Pemerintah Pusat. Memang keputusan pembebasan BPHTB untuk masyarakat ada kerugian bagi Pemkab Lamongan. Namun, hal tersebut tidak mengapa karena dampak positif yang terjadi pada azas manfaat kepada masyarakat. Oleh karena itu, nantinya bisa membantu perputaran ekonomi untuk masyarakat,” papar bupati.

Dalam kesempatan itu, Bupati Yuhronur juga menyerahkan 55 sertifikat PTSL kepada masyarakat Laren, lima sertifikat kepada 1 Persyarikatan Muhammadiyah dan empat Perkumpulan Nahdlatul Ulama Laren serta bantuan sosial berupa uang tunai kepada tiga lembaga kesejahteraan anak di Laren. (kom/son/gie)

Advertisement
Lewat ke baris perkakas