Pendidikan
Hari Ini Siswa Kelas 6 SD dan MI Jalani Ujian Akhir Sekolah Online

Memontum Kota Malang – Siswa kelas 6 SD/MI mulai mengikuti Ujian Akhir Sekolah Tahun ajaran 2020/2021, Senin (26/4) ini. Disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Malang, Suwarjana, hampir 99 persen murid kelas 6 SD/MI menjalani ujian di sekolah.
“Ini laporan masuk ke saya, hampir 99 persen murid ujian di sekolah. Seandainya ada yang ujian di rumah itu kemungkinan karena mereka di bawa orang tua ke luar kota sebelum Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berlangsung,” ungkapnya, Senin (26/04).
Baca juga:
- HUT 112 Kota Malang, Pemkot Malang segera Tetapkan Logo Baru
- Pengawasan Menyeluruh THR, Pemprov Jatim Buka 54 Titik Posko Pelayanan Pengaduan
- Kolaborasi dengan Pihak Swasta, Pemkot Malang Gelar Mudik Gratis Tahun 2026
- Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jawa Timur, Ini Langkah Pemkab Kediri Cegah Inflasi
- Dukung Ketahanan Pangan, Bupati Malang Ikuti HLM TPID dan TP2DD Jatim 2026
Sedangkan siswa yang tidak enak badan, dan merasa gejala sakit, disarankan Suwarjana untuk menjalani ujian di rumah. Pihaknya pun sangat bersyukur dan berterimakasih pada masyarakat yang ternyata sangat mempercayakan Dikbud untuk menggelar Ujian Akhir Sekolah secara online.
“Alhamdulillah, terimakasih dukungan dari masyarakat terlebih orang tua murid. Ternyata orang tua masih mempercayakan kepada kami untuk menggelar ujian tatap muka di sekolah,” katanya.
Ada sekitar 13 ribu siswa SD/MI Kota Malang yang saat ini sedang menjalani ujian. Dimana kesemuanya berasal dari 195 SD Negeri dan 67 MI. “Mereka semua mengikuti ujian dengan protokol kesehatan (prokes) ketat. Dalam satu kelas hanya berisi 50 persen, jadi sekitar 14 anak saja. Pengawas juga ada 3, 2 untuk pengawas ujian, 1 pengawas promotor. Yang bertugas mengawasi barangkali koneksinya terganggu, bisa langsung gerak cepat membantu siswa,” papar Suwarjana.
Disampaikan pria yang pernah menjadi Kepala Dinas Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah (Dispussipda) ini, para murid tak hanya menggunakan laptop pribadi untuk ujian. “Melainkan ada yang pakai hp, ada juga yang di laboratorium komputer sekolah,” tutupnya. (mus/ed2)
















