SEKITAR KITA
PBB Bondowoso Ditarget Tetap di Angka Rp 15 Miliar

Memontum Bondowoso – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bondowoso, harus bekerja ekstra keras untuk bisa mencapai target pendapatan tahun ini yang dipatok angka Rp 200 miliar.
Karenanya, Pj Kepala Bapenda Bondowoso, Dodik Siregar, berharap adanya dukungan dari seluruh pihak, seperti OPD dan pemerintahan desa dan kecamatan.
Baca juga:
- DPC Peradi Malang Ajak Kembali Perkokoh Peradi sebagai Wadah Tunggal Profesi Advokat
- Sempat Terjadi Aksi Saling Dorong, PN Malang Eksekusi Rumah di Perum Bumi Palapa Kota Malang
- Ancam Mahasiswa dengan Pisau dan Celurit, Dua Begundal Ditangkap Polisi
“Ini perlu kerja keras, apalagi saya baru empat hari duduk sebagai Pj Kepala Bapenda. Karenanya, kami harus bekerja ektra guna mencapai target PAD APBD,” kata mantan Camat Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.
Diuraikan Dodik, Bapenda merupakan penopang APBD. Dengan kata lain, menjadi koordinator sejumlah OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk mengisi pundi-pundi PAD. Sementara di tahun ini, seperti target PBB, juga tidak seperti tahun sebelumnya.
“PBB di 22 kecamatan di Kabupaten Bondowoso, tahun ini Bapenda ditarget Rp 15 milyar. Kondisi ini, berbeda dengan tahun sebelumnya, yang diberikan potongan harga hingga 50 persen atau Rp 7,5 miliar. Tentu saja, ini menjadi pertimbangan khusus,” paparnya. (sam/sit)
















