Pendidikan
Unitri Malang Siapkan Pembelajaran Daring dan Luring untuk Mahasiswa Baru
Momentum Kota Malang – Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang mulai menetapkan kegiatan pembelajaran daring dan luring. Kegiatan ini, nantinya hanya di peruntukkan bagi mahasiwa tahun ajaran 2020/2021 dan 24 orang mahasiswa inbond yang mengikuti kegitan pertukaran mahasiswa merdeka di Unitri. Sejumlah keterangan itu, disampaikan Wakil Rektor I Bidang Akademik, Sistem Informasi dan Inovasi, Prof Dr Ir Widowati, MP.
“Jadi, nanti hanya diperuntukkan untuk mahasiswa tahun 2020/2021 ditambah dengan mahasiswa inbond. Yakni, sebanyak 24 orang dari 15 program studi (Prodi) di 18 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, 11 Prodi di Unitri dan 68 mata kuliah,” ujarnya.
Mahasiswa Unitri, kata Wakil Rektor, nantinya juga hadir sekaligus didalamnya. Sehingga, dosen tidak hanya mengajar mahasiswa inbond.
Baca juga:
- KPU Kota Malang Susun Persiapan Debat Pertama Paslon Pilkada Kota Malang 26 Oktober
- Perkuat Integritas Kades, Pemkab dan Kejari Probolinggo Gelar Jaksa Jaga Desa
- Presiden dan Wapres Gelar Jamuan Santap Siang bersama Sebelum Purna Tugas bersama Menteri dan Lembaga
- Tingkatkan Pembangunan Fasilitas Olah Raga, Pemkot Malang Susun Desain Olah Raga Daerah
- Resmikan Bandara Dhoho Kediri, Menko Luhut Sebut Bandara Dhoho Proyek Percontohan Pertama Skema KPBU
“Untuk pengaturannya, diserahkan langsung pada dosen bersangkutan dan jumlah mahasiswa dibatasi paling banyak 50 persen dari kapasitas kelas dengan aturan dilakukan mulai minggu pertemuan ke-4,” paparnya.
Untuk pertemuan tatap muka pada semester ganjil Tahun Akademik 2021/2022, imbuhnya, dilakukan sebanyak 14 kali pertemuan. Dengan rincian, satu kali Ujian Tengah Semester (UTS) dan satu kali Ujian Akhir Semester ( UAS). Sehingga, total pertemuan sebanyak 16 kali.
Adapun beberapa persyaratan yang harus dipenuhi bagi mahasiswa yang mengikuti perkulihan tatap muka, paparnya, yang pertama harus memakai masker. Kemudian, sudah mengikuti vaksin gelombang pertama atau kedua, dan juga tetap mengikuti prokes yang telah di tetapkan oleh kampus dan dari kampus juga menyiapkan tempat cuci tangan di gerbang masuk kampus dan hand sanitizer di setip pintu ruangan.
“Harapannya, semoga mahasiswa dapat mengikuti perkulihan ini dengan semangat belajar dan dengan tertib mengikuti arahan dosen dengan aturan yang di terapkan” tuturnya. (mg2/sit)