Pendidikan
Universitas Muhammadiyah Surabaya Kemas Pengenalan Kampus seperti Film Squid Game

Memontum Surabaya – Pengukuhan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya dikemas dengan berbagai acara kreatif. Yakni, seperti film yang viral saat ini yaitu Squid Game.
Ketua Pelaksana, Agus Budiman, mengatakan kegiatan tersebut diisi pidato pada tokoh-tokoh nasional salah satunya Menkes Budi Gunadi Sadikin. Selain itu para mahasiwa baru juga diajak aksi menulis surat digital untuk presiden. “Kami juga mengenalkan sudut kampus dengan permainan seperti di film Squid Game,” kata Agus, Senin (4/10/2021).
Baca juga:
- TMMD Ke-127 Kediri, Dansatgas Beri Khutbah Jamaah Salat Jumat di Desa Gadungan
- Sidang Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar, Uang Hasil Kejahatan untuk Gaya Hidup dan Dugem
- Dorong Ketahanan Pangan, TMMD Ke 127 Kediri Lakukan Penanaman Benih Jagung
Agus menjelaskan sebanyak 2.058 mahasiswa baru mengirimkan surat digital yang dibuat melalui sistem, kemudian dipost di masing-masing medsos. “Mereka menuliskan harapan untuk Indonesia yang lebih maju,” ujar dia.
Dijelaskan, terkait pengenalan sudut-sudut penting kampus melalui media film, mahasiswa akan diajak berjuang menuju perhelatan pengukuhan mahasiswa baru. “Ceritanya mahasiswa baru menerima undangan aneh untuk bertanding dalam permainan anak-anak dan hanya ada dua mahasiswa yang gigih dan mampu menyelesaikannya,” jelasnnya.
Produksi film sudah menggunakan prokes ketat. Para pemain dipastikan sudah menerima vaksin dosis kedua dan menjalani swab. “Sesi breafing-pun harus full menggunakan masker dan jaga jarak,” jelas Agus.
Sementara itu, Rektor UM Surabaya, Dr Sukadiono menambahkan acara pengenalan kampus yang disebut MOX (Mastama, Ordik, dan Expo UKM) puncaknya diselenggarakan hari ini. Acara tersebut dipastikan bebas dari perploncoan dan mengedepankan kreatifitas hingga belajar mandiri melalui metode sinkronus, asinkronus dan sosial project. “Dengan digitalisasi semuanya jadi bisa terkontrol. Semoga ke depannya akan lahir generasi-generasi juara,” ujar Sukadiono. (ade/gie)
















