Kabupaten Malang
Kasus Aktif Covid-19 di Kabupaten Malang Alami Penurunan

Memontum Malang – Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Malang pada pekan ini, mengalami penurunan jika dibandingkan pekan-pekan sebelumnya. Hal tersebut, disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo.
“Untuk trennya sekarang sudah menurun. Jika minggu-minggu lalu terdapat 28 kasus aktif, namun Minggu ini hanya terdapat delapan kasus aktif,” kata drg Arbani Mukti Wibowo, Senin (10/01/2022).
Baca juga
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
Arbani juga menegaskan, pasien kasus aktif yang ada semuanya berada di rumah sakit dan bukan di rumah. Pasien yang ada di rumah sakit, terbagi atas dua pasien berada di ICU dan enam pasien di rumah isolasi.
Sementara terkait kasus varian Omicron, Arbani menjelaskan untuk sementara ini masih negatif. “Untuk varian Omicorn sementara masih belum ada. Terkait sampel warga Kabupaten Malang yang dikirim ke RS Unair, untuk hasilnya sudah keluar dan ternyata bukan Omicorn,” imbuhnya.
Arbani juga menjelaskan, bahwa capaian vaksinasi keseluruhan sudah mencapai 83,3 persen. “Vaksinasi Lansia saat ini sudah 61 persen dan vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun sudah mencapai 67,3 persen,” terangnya. (cw1/sit)
















