SEKITAR KITA
Kapal DBS III Tak Kunjung Beroperasi, IMKS Desak Bupati Sumenep Evaluasi Manajemen PT Sumekar Line

Memontum Sumenep – Kantor Pemkab Sumenep, untuk kesekian kalinya kembali menjadi sasaran aksi unjuk rasa mahasiswa. Sejumlah mahasiswa kepulauan yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kangean Sumenep (IMKS), berunjuk rasa menuntut pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap Direktur PT Sumekar. Alasannya, hingga saat ini kapal DBS III belum beroperasi.
Koordinator aksi lapangan (Korlap), Ahmad Hari Hasan, mengatakan bahwa kedatangan mahasiswa kepulauan ini untuk menyoroti soal kapal di bawah naungan BUMD yakni PT Sumeker line. Sebab selama satu tahun ini, tidak beroperasi. “Pihak PT Sumekar berdalih karena kekurangan anggaran untuk biayai Docking,” kata Ahmad Hari Hasan.
Baca juga :
- Gubernur Jatim Tinjau Gelaran Pasar Murah di Banyuwangi
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
Menurut Ahmad, tuntutan kepada Bupati Sumenep untuk segara melakukan evaluasi manajemen PT Sumekar Line. “Sebab pelayanan di kapal amburadul. Yakni antara barang dan orang itu tidak ada bedanya,” ungkapnya, Senin (07/03/2022).
Kemudian, IMKS meminta pemerintah untuk mencari alternatif, selama kapal itu belum selesai. Itu mengingat Bulan Ramadan sudah hampir tiba. “Pasalnya, ketika sudah memasuki Bulan Ramadan, akan terjadi musim mudik, penumpang akan semakin padat,” ujarnya. (dan/edo/gie)
















