Pendidikan
Rektor PTS se-Besuki Raya Ikuti Sosialisasi Implementasi MBKM di Unars Situbondo

Memontum Situbondo – Rektor Unars Situbondo, Dr Drs Karnadi, MSi, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi MBKM (Merdeka belajar kampus merdeka) yang dilaksanakan di Kampus Unars, merupakan suatu kehormatan bagi lembaga yang dipimpinnya. Ini membuktikan, bahwa Unars telah dipercaya dan di perhitungkan oleh PTS yang ada di Jawa Timur. Termasuk, Perguruan Tinggi Negeri.
“Kegiatan MBKM sendiri, dihadiri seluruh Rektor yang tergabung dalam Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) Wilayah VII Komisariat V Jatim,” terangnya, kepada Memontum.com, Sabtu (12/03/2022).
Diterangkannya, Merdeka Belajar merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan yang siap terjun ke dunia usaha. Dengan adanya program MBKM. Pihaknya optimistis, ke depan perguruan tinggi swasta kebanggaan masyarakat Situbondo, ini mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM yang mumpuni. Sehingga, mahasiswa yang telah dibekali keilmuan di bangku kuliah, diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang mereka peroleh.
Baca juga:
- Wali Kota Malang Pastikan Harga Bahan Pangan Turun
- Bupati Lumajang Ajak Masyarakat Taat Pajak dan Tertib Laporan SPT Tahunan
- 1.270 Pedagang Pasar Induk Gadang Direlokasi Swadaya ke Lahan Sewa
- Soroti Masalah Pendidikan di Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Terima Audiensi bersama BEM
- Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran
“Unars terus berupaya memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat, untuk mencetak lulusan yang berkualitas, kreatif dan inovatif,” ujarnya.
Ketua APTISI Wilayah VII Komisariat V, Prof Dr Rudi Sumiharsono, menyampaikan apresiasi kepada Unars Situbondo, sebagai tuan rumah kegiatan sosialisasi MBKM. Sebab, informasi terbaru tersebut memang harus segera dilaksanakan untuk semua PTS maupun PTN.
“Alhamdulillah, kita sudah bisa melaksanakan kegiatan ini dengan lancar dan sukses. Kebetulan, Unars bersedia untuk di tempati kegiatan MBKM. Yang mana, Bapak Karnadi juga bagian dari pengurus APTISI Wilayah VII Komisariat V,” ungkapnya.
Dirinya berharap, seluruh Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk segera ditindaklanjuti dan melaksanakan di masing-masing PTS.
Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur, Prof Dr Ir Suprapto, mengatakan bahwa tujuan merdeka belajar kampus merdeka adalah meningkatkan kompetensi lulusan. Baik soft skill maupun hard skil. Agar, mereka lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman. Selain itu, juga meyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul dan berkepribadian. Sehingga diharapkan mahsiswa dapat mengembagkan potensinya sesuai bakatnya.
Sedangkan, tambahnya, program merdeka belajar kampus merdeka diharapkan dapat menjawab tantangan PTS yang ada untuk menghasilkan lulusan yang sesuai perkembangan zaman. Kemajuan IPTEK, tuntutan dunia usaha dan insutri maupun tuntutan masyarakat. “Jadi, program terebut sudah berjalan tiga tahun lalu. Namun, masih banyak PTS yang belum mengimplementasikannya,” imbuhnya. (her/sit)















