Bondowoso
OJK Jember Edukasi Masyarakat Bondowoso

Memontum Bondowoso – Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, berkeinginan agar masyarakat di Kabupaten Bondowoso, terutama pelaku UMKM, mendapat edukasi keuangan. Melalui edukasi itu, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan perekonomian dan pengelolaan keuangan.
Hal itu, disampaikan dalam sambutannya saat menghadiri edukasi keuangan pada masyarakat yang digelar bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember di Pendopo Bupati, Senin (27/02/2023) pagi. “Edukasi keuangan yang digelar OJK saat ini sangat tepat sekali, banyak masyarakat yang terjerat kasus Ojol, investasi bodong dan sejenisnya,” kata Kyai Salwa-sapaan Bupati dalam sambutannya di depan ratusan peserta yang hadir.
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada anggota DPR RI Komisi XI, Zulfikar Arse Sadikin, yang telah berinisiatif mengadakan acara edukasi keuangan ini di Bondowoso. “Semoga kegiatan ini memberi manfaat, baik bagi masyarakat maupun Pemkab bondowoso. Secara umum perkenomian Bondowoso selama 3 tahun terahir mengalami fluktuasi yang disebabkan pandemi Covid-19,” ujarnya.
Dijelaskan, bahwa sebelum pandemi Covid-19, perekonomian di Bondowoso tumbuh secara positif hingga 5,9 persen. Namun pada tahun 2019, saat pandemi menurun hingga 1,3 persen dan pada tahun 2020 hingga 2021 bangkit kembali menjadi 3,4 persen.
Baca juga :
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
“Pemkab Bondowoso mempuyai kewajiban membangun kemandirian masyarakat, hususnya dalam bidang ekonomi, dengan meningkatkan kesejahteraan sosial sampai normal kembali,” jelasnya.
Pondasi yang harus dibangun, lanjutnya, yaitu penguatan literasi keuangan bagi pengusaha dan perorangan atau masyarakat, agar mampu menghadapi dinamika perkenomian yang terjadi. Edukasi keuangan sendiri, merupakan salah satu upaya peningkatan literasi atau pengetahuan dan kecakapan, agar bisa mengambil keputusan yang efektif dalam pengelolaan keuangan.
Dalam kesempatan tersebut, Tim OJK juga memaparkan tentang manfaat, resiko, biaya dan yang lainnya supaya dapat terhindar dari investasi bondong. Diharapkan, kegiatan ini bermanfaat, sehingga pergerakan ekonomi di Bondowoso mengalami pertumbuhan. (zen/gie)
















