Kabupaten Malang

Tanam 5 Ribu Bibit di DAS Brantas, Wakil Bupati Malang Beri Apresiasi Sektor Swasta, BUMD dan Masyarakat

Diterbitkan

-

EKOSISTEM: Salah satu momen dalam pelaksanaan penanaman pohon bersama Wakil Bupati Malang. (pemkab for memontum)

Memontum Malang – Wakil Bupati Malang, Hj Latifah Shohib, bersama Forkopimda Kabupaten Malang melaksanakan penanaman 5 ribu bibit pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas – Sub DAS Lesti, Desa Tawangrejeni, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Selasa (25/02/2025) tadi. Turut hadir dalam acara itu, anggota DPRD Kabupaten Malang, Rahmat Kartala, direksi dan manajemen PT Permodalan Nasional Madani (PNM), pimpinan instansi vertikal dan Perusahaan Water.org, PT Cargill Indonesia, PT BPR Jatim dan Yayasan Cempaka Fondation hingga Forkopimcam Turen.

Dalam sambutannya, Wabup Malang memberikan apresiasi terhadap PT PNM yang telah menginisiasi kegiatan. Termasuk, seluruh pihak yang telah berkolaborasi, baik dari sektor swasta, BUMD maupun masyarakat.

“Dengan kolaborasi nyata ini, saya yakin dapat menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat dan lestari. Kegiatan ini, merupakan wujud nyata dari kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan, khususnya dalam menjaga keberlangsungan ekosistem di daerah aliran sungai yang menjadi sumber kehidupan bagi kita semua,” kata Wabup Latifah.

Baca juga :

Advertisement

Dijelaskan Wabup Latifah, bahwa keberadaan DAS Brantas – Sub DAS Lesti memiliki peran strategis dalam mendukung ketersediaan air bersih, menjaga keseimbangan ekosistem serta mengurangi risiko bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. “Penanaman pohon dalam jumlah besar ini bukan hanya sekadar kegiatan seremonial. Namun, juga merupakan investasi jangka panjang bagi lingkungan dan generasi mendatang,” jelas Wabup.

Dalam momen itu, Wabup Latifah juga menyampaikan terima kasih kepada Perumda Tirta Kanjuruhan, Water.org, PT Cargill, PT BPR Jatim (Perseroda) dan Yayasan Cempaka Fondation yang telah melakukan berkolaborasi. Utamanya, dalam hal memberikan pembiayaan untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui Unit Layanan Modal Mikro (UlaMM) serta pembiayaan bagi wanita pra-sejahtera melalui Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Dirinya juga berharap, Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diinisiasi oleh PT PNM tidak berhenti. Namun, dapat terus berlanjut dengan adanya pemeliharaan dan perawatan pohon-pohon yang telah ditanam. Tentunya, dengan kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat.

“Semoga langkah kecil yang kita lakukan hari ini dapat membawa manfaat besar bagi bumi kita tercinta. Mari bersama kita jaga dan lestarikan alam untuk masa depan yang lebih baik,” imbuhnya. (pro/mlg/gie)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas