Kota Malang
Sekolah Rakyat di Kedungkandang Kota Malang Akan Dibangun dengan Anggaran Rp 200 Miliar

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang akan dibangun di atas lahan seluas 9 hektare di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kedungkandang, sepenuhnya akan menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal ini, disampaikan langsung Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Menurut Wali Kota Wahyu, bahwa saat ini tengah proses administrasi pembangunan yang masih berjalan. Pembangunan nantinya, diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 200 miliar dan seluruhnya dibiayai pemerintah pusat.
“Semua dari pusat, jadi SR tidak ada yang dari daerah. Semuanya dari APBN. Nanti akan ada prototype dari Kementerian PU dan pengelolaannya dilakukan oleh Kementerian Sosial,” kata Wali Kota Wahyu, Selasa (24/06/2025) tadi.
Baca juga :
Wali Kota Wahyu juga menjelaskan, bahwa lahan yang akan digunakan adalah milik Pemkot Malang dan sudah bersertifikat. Sebelumnya, hal ini telah dilakukan kunjungan oleh Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan lokasi tersebut telah dinilai layak.
“Prototypenya sudah diberikan oleh PUPR. Konsepnya satu kesatuan bangunan sekolah, sarana-prasarana, hingga asrama jadi satu lokasi. Tidak hanya untuk SD dan SMP, tapi juga SMA. Jadi, nanti seluruh kegiatan dipusatkan di sana,” tambahnya.
Sementara menunggu pembangunan fisik dimulai, kegiatan belajar mengajar untuk calon siswa SR akan tetap berlangsung di Politeknik Malang (Poltekom). “Selama proses pembangunan, kita tetap menggunakan Poltekom. Untuk Juli nanti, seluruh calon siswa sudah siap masuk asrama. Kesiapan kami sudah 100 persen, kemarin juga sudah dicek langsung oleh Kepala KSP,” ujarnya.
Mengenai tenaga pendidik menurutnya juga sudah diseleksi oleh Pemkot Malang, namun nantinya seluruh pembiayaan operasional sekolah akan ditanggung oleh pemerintah pusat. (rsy/sit)










