SEKITAR KITA
Bawa Misi Kemanusiaan, 18 Relawan PMI Jatim Dikirim ke Tapanuli Utara

Memontum Surabaya – Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jawa Timur resmi memberangkatkan 18 relawan, untuk membantu penanganan bencana banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Pelepasan sejumlah relawan itu, dilakukan Ketua PMI Jawa Timur, H Imam Utomo S, di Markas PMI Jatim Jalan Karangmenjangan 22 Surabaya, Rabu (03/12/2025) tadi.
Dalam keterangan tertulis yang disampaikan, sejumlah relawan membawa sembilan unit truk tangki air, yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan distribusi air bersih bagi warga terdampak. Pengiriman logistik dan relawan ini, merupakan bentuk dukungan nyata PMI Jawa Timur terhadap upaya percepatan pemulihan pasca bencana di Tapanuli Utara.
Imam Utomo menyampaikan apresiasi, atas kesiapsiagaan para relawan yang akan bertugas jauh dari daerah asal demi kemanusiaan. “Relawan adalah garda terdepan PMI. Kita kirimkan 18 relawan terbaik beserta armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat Sumatera dan Aceh. Semoga mereka diberikan kesehatan, keselamatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ujar Imam, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (05/12/2025) tadi.
Dikatakannya, relawan yang diberangkatkan ini telah mendapatkan persetujuan dari keluarga. “Jadi keluarga mengetahui keberangkatan ini merupakan tugas yang sangat mulia sekali untuk membantu korban bencana disana,” imbuhnya.
Dirinya menambahkan, bahwa pengiriman bantuan ini merupakan bentuk sinergi PMI dalam membantu sesama tanpa memandang batas wilayah. Selain distribusi air bersih, relawan PMI Jawa Timur mendukung penyediaan air dan sanitasi di titik-titik pengungsian. Hal ini sesuai dengan permintaan dari PMI Pusat.
Baca juga :
Kepala Sub Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jawa Timur, Ahmad Rifai, ikut dalam pemberangkatan ini. Dirinya menyebutkan, bahwa tim yang diberangkatkan terdiri dari personel berpengalaman dalam respon bencana, termasuk bisa mengendarai kendaraan besar dengan dibuktikan surat izin mengemudi sesuai dengan kendaraan yang dikendarai.
“Relawan PMI Jawa Timur ini merupakan BKO membawa amanah Ketua PMI Jawa Timur. Terkait Jawa Timur dijadikan satu entah itu diletakkan di Aceh, Sumatera Barat atau Sumatera Utara, pemberangkatan disana juga mengikuti instruksi dari PMI Pusat lebih lanjut,” jelasnya.
Jika mengikuti aturan manajemen, relawan PMI untuk tanggal penugasan adalah 14 hari setelah itu dipulangkan dan berganti orang atau dimobilisasi kembali. “Tim relawan Jawa Timur bertugas distribusi air bersih, ada beberapa personel memiliki spesialisasi dibidang Water, Sanitation and Hygiene (Wash), operator, asesment terkait dibidang tersebut,” urainya.
Keberangkatan armada dan relawan, dilepas dengan prosesi sederhana dan disaksikan oleh jajaran Pengurus PMI Jawa Timur, Rabu (03/12/2025) kemarin. Dengan dikirimkannya bantuan ini, PMI Jawa Timur berharap dapat meringankan beban masyarakat Tapanuli Utara dan mempercepat pemulihan pasca bencana. Sejumlah relawan sendiri, direncanakan bertugas selama 16 hari, menyesuaikan kondisi di lapangan serta kebutuhan masyarakat terdampak.
Kepala Bidang Pelayanan, Andris Rufianto, menambahkan relawan ini nantinya akan dibagi penempatan wilayah bencananya begitu juga sesuai dengan yang dibutuhkan oleh PMI Pusat. Dirinya juga berpesan, jika disana ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan haruslah di selesaikan secara bersama-sama sehingga nama PMI Jawa Timur tetap baik. (kom/sby/gie)
















