Gresik
Paripurna Rekomendasi LKPj Sempat Diskors, Banyak Kepala OPD Tidak Hadir

Memontum Gresik — Anggota DPRD Kabupaten Gresik kembali dibuat berang oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pasalnya, pada rapat paripurna rekomendasi Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPj) banyak kepala OPD yang enggan hadir. Tak pelak, rapatpun sempat diskorsing. Kamis (26/04/2018).
Ketua Fraksi PAN DPRD Kabupaten Gresik Faqih Usman mengatakan pihaknya mempertanyakan ketidakhadiran bupati dan sejumlah OPD. Padahal, pada rapat sebelumnya bersama pimpinan sudah disepakati pembacaan rekom harus dihadiri kepala daerah. “Kami minta paripurna ditunda dulu,” ujarnya, kemarin.
Hal senada juga disampaikan Anggota Fraksi PDIP Gresik Jumanto. Menurut dia, seharusnya rapat ini didatangi bupati. “Ini sudah menjadi kesepakatan bersama antara pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Gresik. “Kalau memang tidak hadir, lebih baik dilakukan penundaan terlebih dahulu,” kata dia.
Sementara itu, Anggota Fraksi PKB DPRD Gresik Abdul Qodir mengatakan pihaknya meminta agar rapat tetap dilanjutkan. Namun, untuk kepala OPD harus dihadirkan semua dalam rapat kali ini. “Ini sudah kesekian kalinya banyak OPD yang tidak mau hadir mengikuti kegiatan di DPRD Gresik,” ungkap dia.
Ditambahkan, kalau memang bisa memastikan semua OPD datang, rapat bisa dilanjutkan. Tetapi, kalau tidak bisa rapat silahkan ditunda saja hingga pekan depan. “Kalau saya tetap dilanjutkan tidak apa-apa asalkan bisa menghadirkan OPD,” katanya.
Setelah berdebat cukup panjang, akhirnya rapat paripuna diskorsing hingga satu jam untuk menghadirkan seluruh OPD. “Rapat saya skorsing satu jam,” ujar Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Qolib.
Sementara itu, dalam sambutannya Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menyampaikan permohonan maaf bupati tidak bisa hadir lantaran sedang berada di Jakarta. Sebab, Gresik mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten dengan kinerja terbaik. “Saya sampaikan permohonan maaf pak bupati tidak bisa hadir dalam kesempatan kali ini,” imbuh dia. (sgg/yan)
















