Lumajang
KPU Lumajang Penguatan Kelembagaan di Kecamatan Klakah

Memontum Lumajang – Guna mensukseskan Pemilu 2019 di Kabupaten Lumajang, KPU Lumajang terus melakukan monitoring, rapat koordinasi penguatan kelembagaan di tingkat PPK.
Seperti yang dilaksanakan pada, Jumat (26/10/2018) di Kecamatan Klakah, bersama PPK panitia kecamatan klakah menggelar rakor dengan PPS yang ada di 21 Desa.
“Hari ini kita bersama PPK dan PPS dan kesekretariatan se kecamatan klakah melakukan monitoring, disini sangat efektif gitu yah, untuk menggali daftar iventarisir masalah pilkada kemarin untuk proyeksi pemilu 2019” kata Ketua KPU Lumajang Mudawiyah SE.
Menurutnya, Banyak hal yang sudah di gali terkait persoalan – persoalan yang di hadapi mulai dari persoalan tekhnis yang tahapan hari ini dilakukan baik itu tahapan kampanye kemudian pemutahiran data yang terus dilakukan yaitu GMHP.
“Gerakan melindungi hak pilihmu, kita cek sejauh mana mereka melakukan sosialisasi atau melakukan perbaikan, kemudahan, perubahab – perubahan yang semestinya harus dilakukan dalam proses pemutahiran data merujuk dpthp tahap 2” ujarnya.
Untuk proyeksi kedepan pemilu 2019
Kita sudah melakukan tabulasi potensi – potensi apa saja yang bisa diminimalisir karena tentunya pemilihan pilkada beda dengan pemilu 2019.
“Kalau pilkada hanya memilih 2 surat suara yaitu gubernur dan bupati tapi di pemilu 2019 ini ada 5 surat suara, kita mencoblos 5 surat suara mulai dari pilihan DPR RI, DPR Propinsi, DPR Kabupaten Capres dan Cawapres” kata Mudawiyah.
Jadi dengan lima surat suara yang berbeda warna tersebut, ungkap Ketua KPU, kemudian , ini yang mesti dipahami oleh Petugas, karena masyarakat di bawah juga mesti mengenal, siapa caleg – caleg yang nanti akan berlaga di pemilu 2019.
“Terkait dengan perangkat asministrasi sisiteknis penyelenggaraan kita, kita sudah memberikan kisi – kisinya ya, apa yang harus dilakukan kawan – kawan di bawah, Forum kali ini sangat efektif buat saya buat menyampaikan kajian – kajian strategis apa yang harus dilakukan untuk menjelang persiapan pemilu 2019” pungkasnya. (adi/yan)
















