Sidoarjo

372 Rumah Warga di 3 Desa Rusak Diterjang Puting Beliung

Diterbitkan

-

372 Rumah Warga di 3 Desa Rusak Diterjang Puting Beliung

Memontum Sidoarjo — Ratusan rumah warga yang ada di 3 Desa di Kecamatan Waru dan Kecamatan Sedati hancur diterjang puting beliung. Rata-rata kerusakan itu di bagian atap yang diterjang amukan angin puting beliung itu. Bahkan salah satu kuba masjid setempat melayang diterjang puting beliung itu.

Kerusakan itu melanda rumah warga di Desa Tambakrejo, Desa Tambaksumur, dan Desa Tambaksawah, Kecamatan Waru serta Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati. Kerusakan terparah terjadi di Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru.

Amukan angin puting beliung ini, terjadi hujan deras selama dua jam. Namun kerusakan parah terjadi pada rumah yang bangunannya semi permanen. Yakni bagian atapnya hilang lantaran kebanyakan hanya berupa seng. Selain itu pohon bertumbangan dan sejumlah tiang listrik.

“Sebelum amukan angin puting beliung, langit mendung hitam dan gelap. Tak lama berselang angin kencang memutar menghancurkan satu per satu rumah warga,” ucap Aji Saputra warga Desa Tambakrejo kepada Memo X, Rabu (22/11/2017) petang.

Advertisement

Saat amukan angin terus memutar, lanjut Aji sepontan warga berusaha menyelamatkan diri berhamburan keluar rumah. Sebagian lagi menyelamatkan barang-barang berharga miliknya.

“Kejadiannya hanya 10 menit, tapi merusak ratusan rumah di desa kami dan desa tetangga,” imbuhnya. Sriyati warga lainnya mengaku tidak percaya atas kejadian amukan angin itu. Bahkan warga tampak shock berat atas kejadian itu.

“Rata-rata warga tidak percaya kejadian sore tadi itu. Sekarang warga bergotong royong membersihkan puing-puing reruntuhan bangunan,” tegasnya. Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Sidoarjo, Dwijo Prawito menegaskan korban amukan puting beliung yang melanda 3 desa di Kecamatan Waru mencapai 372 rumah. Sebagian besar rusak bagian atapnya akibat amukan angin bercampur awan hitam itu.

Berdasarkan datanya, kerusakan parah di Desa Tambakrejo ada 300 rumah, di Desa Tambaksumur ada 64 rumah serta di Tambaksawah ada 6 rumah.

Advertisement

“Sampai sekarang masih didata karena terkendala cuaca hujan dan lampu mati. Laporan sementara korban jiwa nihil dan ada korban luka ringan 3 orang sudah ditangani,” terang Kepala BPBD Pemkab Sidoarjo, Dwijo Prawito Rabu (22/11/2017) malam saat ke lokasi bersama Kapolresta dan Komandan Kodim 0816 Sidoarjo.

Saat ini, lanjut Dwijo langkah yang diambil BPBD Pemkab Sdoarjo, Kodim dan Polresta yakni mendirikan posko sementara di Balai Desa Tambakrejo, mendirikan posko kesehatan di Puskesmas Tambakrejo, mengarahkan pengungsian ke Masjid Darussalam dan MI Darul Ulum Tambakrejo.

“Kami bersama kepolisian dan Satpol PP juga mengamankan aset yang ditinggalkan warga mengungsi serta memvalidasi kerugian bencana alam itu,” imbuhnya.

Sememtara lanjut Dwijo rencananya kegiatan, Kamis 23 November 2017 pukul 07.00 WIB apel bersama TNI dan Polri dan relawan. “Selanjutnya melaksanakan pembersihan puing-puing bangunan dan bekerja bhakti bersama petugas gabungan dan relawan,” pungkasnya. (wan/yan)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas