Kabar Desa
Akibat Curah Hujan Tinggi, Jembatan Bambu di Desa Tulungrejo Kota Batu Terputus

Memontum Kota Batu – Hujan deras yang mengguyur Kota Batu dan sekitarnya pada Minggu (12/02/2023) kemarin, membuat Jembatan Gardu penghubung RT01 dan RT02, Dusun Gardu, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, terputus.
Disampaikan Kepala BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, bahwa jembatan bambu tersebut merupakan akses warga setempat sebagai penghubung dua RT di Dusun Gardu. “Kejadian itu pada Minggu, saat hujan deras mulai pukul 12.00 hingga malam hari,” terang Sedayu, saat dihubungi lewat ponselnya, Senin (13/02/2023) tadi.
Baca Juga :
- Bupati Malang Terima Kunjungan Kapolresta Malang di Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di Gate 13
- Anggota Satgas TMMD Kediri Beri Materi Wawasan Kebangsaan untuk Siswa MI Al-Munir
- Gubernur Jatim Salurkan Bantuan Sosial Rp 5,26 Miliar untuk Masyarakat Banyuwangi
- PBB 2026 Kota Malang Resmi Dibuka, Tak Ada Kenaikan dan Pembayaran Kian Praktis
- H-3 dan H+3 Lebaran Diprediksi Jadi Puncak Pergerakan Manusia di Kota Malang
Penyebab kejadian itu, ditambahkannya, bahwa plengsengan non teknis sebagai penyangga jembatan bambu itu ambrol terkena derasnya hempasan air. Sedangkan, ukuran jembatan itu mempunyai dimensi panjang 15 meter dan lebar 10 meter serta memiliki ketinggian 8 meter.
“Saat ini, petugas sudah memasang garis penanda keamanan agar warga tidak melintas. Upaya yang dilakukan saat ini, mengkaji secara cepat penanganannya, dengan melakukan koordinasi dengan perangkat setempat,” tegas Agung.
Kepala Desa Tulungrejo, Suliyono, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa hari ini warga setempat melakukan pembersihan di sekitar putusnya jembatan bambu tersebut. “Saat ini, warga kerja bakti memperbaiki Jembatan Gardu. Warga juga melakukan pembersihan area,” ujarnya.
Sedangkan, terkait limpahan air itu, Suliyono mengatakan, bahwa saat kejadian aliran deras bercampur lumpur dari dari area pertanian sehingga membuat luapan banjir bawah jembatan. “Saya berharap masyarakat di musim hujan ini waspada dan hati-hati. Terus, jangan melintasi jembatan itu dulu sebelum perbaikan selesai dan dinyatakan aman,” jelasnya. (put/gie)
















