Kabupaten Malang
Bimbingan Manasik Haji Kabupaten, Bupati Sanusi Ingatkan Kesehatan, Mental dan Kesabaran

Memontum Malang – Bupati Malang, HM Sanusi, hadir dan memberikan arahan dalam pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji bagi Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Malang Tahun 2026, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Sabtu (14/02/2026) tadi. Hadir dalam pelaksanaan itu, jajaran Forkopimda, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Ketua MUI Kabupaten Malang hingga Ketua DMI, Ketua Baznas, PCNU, Ketua FK KBIHU, KBIHU se Kabupaten Malang, Calon PPIH Kloter, PPIH Arab Saudi, PHD dan Pembimbing Ibadah Haji KBIHU serta seluruh Calon Jamaah Haji.
Dalam sambutannya, Bupati Sanusi mengingatkan kepada CJH, untuk memahami secara utuh tata pelaksanaan. Termasuk, menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah.
“Saya berharap, bapak dan ibu dapat memahami secara utuh tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Termasuk, mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual, serta menumbuhkan semangat kebersamaan, kesabaran dan sikap saling tolong-menolong antar sesama jamaah,” kata Bupati Sanusi.
Baca juga :
Ditambahkannya, bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci. Melainkan, perjalanan ruhani yang sarat makna menuju derajat takwa.
Disampaikan, setiap langkah yang dilakukan bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga proses penyucian diri, pelurusan niat dan penguatan keimanan kepada Allah SWT. Saat berada di Tanah Suci, semua akan ditempa dalam berbagai keadaan.
“Kita belajar kesabaran saat harus menunggu dan mengantre, belajar keikhlasan saat berdesakan di tengah jutaan manusia dari berbagai bangsa, serta belajar disiplin dan ketertiban dalam mengikuti setiap rangkaian ibadah,” ujarnya.
Semua itu, lanjut Bupati Sanusi, bukanlah sekadar ujian fisik, tetapi juga latihan mental dan spiritual yang membentuk pribadi yang lebih tawadhu, lebih sabar, dan lebih peduli kepada sesama. “Saya juga berpesan agar bapak dan ibu, agar perbanyak membaca sholawat dan istigfar. Selain itu, agar menjaga kesehatan sejak sekarang, baik fisik maupun mental, agar dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar. Ikuti setiap arahan pembimbing dengan sungguh-sungguh, serta senantiasa menjaga sikap dan perilaku demi nama baik Kabupaten Malang sebagai daerah yang religius, santun dan berakhlak mulia,” tambahnya. (pro/sit)
















