Sidoarjo
Bunuh Diri di Kali Porong, Jenasah Ditemukan di Perairan Wongsorejo Banyuwangi

Memontum Sidoarjo – Jenasah Santoso (43) warga Kelurahan Mindi, Kecamatan Porong berdomisili di Desa Gelang, RT. 02 RW. 03, Kecamatan Tulangan yang sebelumnya menceburkan diri dari atas jembatan arteri Porong, Minggu (3/2/2019) akhitnya ditemukan di perairan Wongsorejo Banyuwangi.
Sebelum ditemukan sempat dilakukan pencarian selama 7 hari, oleh tim Basarnas Jawa Timur dan sejak menghilang 12 hari lalu, akhirnya Santoso ditemukan kondisi tidak bernyawa dan mengapung diperairan Wongsorejo, Banyuwangi, Jumat (15/2/2019) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Kanit Reskrim Polsek Porong, Ipda Sulasno mengurus jenazah Santoso di RSUD Blambangan, Banyuwangi (gus)
Awalnya jasad tersebut diduga Mr X, ditemukan seorang nelayan bernama M. Huzani (35) dan temannya Slamet (22) saat melaut. Ketika hendak memindahkan perahu, melihat benda mengapung dekat pelampung pembatas. ” Saya kira bangkai hewan sapi, namun setelah didekati ternyata sesosok mayat laki-laki tanpa identitas”, kata M. Huzani
Agar mayat itu tidak terbawa arus ombak, kemudian dilakukan pengikatan pada kaki korban dan dibawa kepinggir pantai. Selanjutnya, temuan tersebut dilaporkan kepada Satpolairud Polres Banyuwangi, Basarnas Banyuwangi, beserta Polsek Wongsorejo untuk dilakukan evakuasi.
Baca : Santoso Tinggalkan Surat Wasiat, Apa Isinya?
“ Memang saat ditemukan jenazah itu, sudah membusuk dengan ciri-ciri ada tato bergambar pyramid dibahu kiri. Sedangkan rambutnya sudah beruban, memakai celana jeans ukuran 3/4 serta kaos. Disaku celana, juga ditemukan kunci motor. Tidak lama, jenazah itu dievakuasi dan dikirim ke RSUD Blambangan, Banyuwangi “, ujarnya M. Huzani
















