Connect with us

Pemerintahan

Bupati Maryoto Peletakan Batu Pertama Jalan Masuk SMKN 1 Rejotangan Tulungagung dan Akses Warga

Diterbitkan

||

Bupati Maryoto Peletakan Batu Pertama Jalan Masuk SMKN 1 Rejotangan Tulungagung dan Akses Warga

Memontum Tulungagung – Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, melakukan peletakan batu pertama akses jalan ke SMK Negeri 1 Rejotangan Tulunggung. Jalan baru tersebut, nantinya akan menghubungkan jalan sekolah ke Jalan Raya.

Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, dalam kesempatan itu mengatakan bahwa membangun sarana dan prasarana jalan, sangat penting. Apalagi, jalan yang dibangun merupakan akses yang menghubungkan sekolah atau aktifitas masyarakat. Seperti di SMKN 1 Rejotangan, ini jumlah siswanya terbanyak di Tulungagung, maka perlu adanya akses jalan yang lebih memadai.

“Jika sebelumnya jalan masuk ke sekolah sempit dan lewat pintu kereta api Barat dan Timur, maka ini kasihan. Karenanya, perlu hal seperti ini,” ungkap Maryoto Birowo, Senin (13/06/2022) tadi.

Dirinya menambahkan, sekolah kejuruan atau vocation, pasti ada praktik-praktiknya. Sehingga, pasti ada kendaraan keluar masuk menuju ke sekolah. Seperti jurusan otomotif hingga teknik mesin, juga membutuhkan akses. Oleh karenanya, akses jalan masuk yang sangat representatif luas, agar tidak ada terkendala.

Bupati kelahiran Tulungagung Agustus 1953 ini berharap, ke depan SMKN 1 Rejotangan tambah maju dan dikenal baik dengan prestasi yang dimiliki dan kualitas pendidikan. Karena kinerja dari civitas akademik sekolah, dibantu dari Kepala Cabang Dinas yang luar biasa.

“Semoga sekolah ini tambah besar dan tidak kalah dengan pusat kota. Apalagi, sekarang adalah Merdeka Belajar,” paparnya.

Baca juga :

Kepala Sekolah SMKN 1 Rejotangan, Drs Masrur Hanafi MM, melalui Wakil Kepala Sekolah bagian Humas dan Informasi, Sodikin MPd, mengungkapkan bahwa jalan ini akan memperlancar arus sirkulasi penduduk maupun pelajar di SMKN 1 Rejotangan. Jalan akan dibuat jalan masuk dan keluar serta untuk di bagian tengah akan dibuat taman sehingga ada dua.

“Ini akan memperlancar keluar masuk siswa dan penduduk. Insyaallah, masyarakat sekitar bisa memanfaatkan area parkir ataupun usaha kecil menengah karena terbatasnya ketersediaan kantin sekolah. Sehingga, ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat di sekitar,” ungkap Sodikin.

Pihaknya mengaku, jalan tersebut sebenarnya sudah digunakan penduduk. Karena untuk kepentingan semua dan butuh pengembangan, akhirnya dilakukan pengembangan dengan menjalin sinergitas dengan pemerintah desa sektoral.

“Konstruksi akan dipaving dari jalan utama. Insyaallah, ini akan dikebut Juni ini dan diharapkan tahun ajaran baru atau Agustus, maksimal sudah bisa difungsikan,” paparnya.

Sodikin menambahkan, anggaran yang harus dirogoh oleh sekolah dengan tujuh program jurusan, ini dialokasikan senilai Rp 373 juta. Ketika sudah jadi, jalan tersebut bisa menjadi alternatif gerbang utama dan terobosan jika sewaktu-waktu jalur rel kereta api dibuat double track.

“Sehingga, pintu masuk bisa melalui jalan baru tersebut,” ujarnya.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Tulungagung-Trenggalek, Sindu Widya Badra SE MA, berharap dengan dibangunnya jalan semoga lebih bermanfaat bagi siswa dan masyarakat. Hal itu tidak bisa tercapai, jika tidak ada kerja sama dan kepedulian bersama antar seluruh komponen.

“Saya lihat ini sangat bagus. Karena ada kepedulian juga untuk masyarakat. Di sini masyarakat sangat peduli dan mendukung dalam membantu sekolah,” kata Sindu. (jaz/sit)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.