Connect with us

Pemerintahan

Bupati Situbondo Pimpin Pelaksanaan Upacara Pembukaan TMMD

Diterbitkan

||

Bupati Situbondo Pimpin Pelaksanaan Upacara Pembukaan TMMD
CEK: Bupati Situbondo saat melakukan pengecekan kesiapan pasukan. (memontum.com/her)

Memontum Situbondo – Bupati Situbondo, Karna Suswandi, memimpin upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-114 tahun 2022 di Alun-alun Kabupaten Situbondo, Selasa (26/07/2022) tadi. Tidak ketinggalan, hadir langsung dalam upacara itu yakni Dandim 0823 Situbondo, Letkol Inf Bayu Anjas Asmoro, Kapolres Situbondo, AKBP Andi Sinjaya dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Situbondo serta beberapa Kepala OPD Pemkab Situbondo.

Bupati Situbondo dalam sambutannya mengatakan, bahwa TMMD adalah salah satu wujud operasi militer non perang yang dilaksanakan Kodim 0823 Situbondo, bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo. “Saya patut bersyukur TMMD ini dilaksanakan untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Baik melalui kegiatan fisik maupun non fisik yang melibatkan TNI dan masyarakat. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih atas seluruh pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam pelaksanaan TMMD ke-114 tahun 2022 ini,” ujar Bupati Karna.

Pria yang akrab dipanggil Bung Karna ini mengatakan, bahwa TNI dikenal dekat dengan rakyat yang terus membangun semangat gotong royong sebagai salah satu wujud pembinaan kepada masyarakat. “Sinergi antara pemerintah daerah dan TNI serta masyarakat sudah terjalin sejak jaman dulu. Pemkab Situbondo menuangkan sinergi ke dalam Program TMMD sudah bertahun tahun. Untuk itu, mari kita jadikan kegiatan momentum TMMD ini untuk meningkatkan sinergi, membangun dan merajut kebersamaan dalam meningkatkan gotong royong agar semakin aman dan terwujudnya masyarakat Situbondo yang berjaya,” kata Bupati Karna.

Baca juga :

Kegiatan TMMD ini, tambahnya, menjadi kebutuhan masyarakat di daerah yang mempunyai peran sebagai pengungkit guna mendorong tumbuhnya perekonomian. “Sedangkan sasaran non fisik pada TMMD ini diarahkan untuk tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang di dalamnya mengandung hak dan kewajiban sosial yang lebih maju,” tuturnya.

Ditambahkannya, beberapa kegiatan non fisik antara lain memberikan pelayanan administrasi kependudukan, sosialisasi hukum dan bela negara, sosialisasi stunting, pelayanan KB dan sosialisasi penanganan bencana. Selama pelaksanaan TMMD, TNI akan memberikan semangat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun desa dan memberikan arahan tentang semangat memupuk nilai nilai kebangsaan.

“Dengan modal kebersamaan dan gotong royong banyak persoalan yang rumit dapat diselesaikan dengan baik. Dengan modal penyuluhan, pembinaan dan pemberdayaan kepada masyarakat, maka terbangun karakter masyarakat yang mampu menghadapi persoalan dengan cara membahas bersama, sehingga bisa bertahan dalam menjalani kehidupan berbangsa bernegara yang berdaya guna,” jelas Bupati Karna. (her/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.