Bondowoso
Cetak Pelajar Berkwalitas, Dispendik Bondowoso Pilih 30 Murid Terbaik Ikuti Latihan Dasar Kepemimpinan

Memontum Bondowoso – Untuk mencetak tunas bangsa berkwalitas, Dinas Pendidikan (Dispendik) akan melakukan LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) terhadap 30 murid SMP terbaik. Mereka akan digembleng disiplin ilmu dan praktek.
“Launching LDK sekaligus pembukaan akan dilakukan Jumat depan di Aula Dispendik. Salah satu pematerinya, akan diberikan oleh personil Makodim 0822,” kata Kepala Dispendik, Sugiono Eksantoso, Rabu (26/01/2022).
30 murid terbaik tersebut, lanjut mantan Kepala Cabang Dispendik Provinsi Jatim, ini akan diambil dari beberapa sekolah. Selanjutnya, murid atau pelajar tersebut, akan dibekali ilmu bela negara dan kedisipinan. Sementara pematerinya, akan diberikan langsung dari TNI.
Ditambahkannya, pelajar tersebut juga akan melakukan out bond di Probolinggo. Kegiatannya adalah melakukan bakti sosial, bersih-bersih pantai dan penghijauan.
Baca juga :
- Tinjau Relokasi Pasar Induk Gadang, Pemkot Malang Pastikan Pedagang Pindah Usai Lebaran
- DPRD Situbondo Rapat Paripurna Penandatanganan Berita Acara Persetujuan Empat Raperda
- Hari Pertama Sekolah di Bulan Ramadan, Siswa SMPN 6 Kota Malang Terima MBG Menu Kering untuk Berbuka
- Bupati Malang Dampingi Gubernur Jatim Tinjau Pasar Murah Pemprov Jatim di Taman Pelangi
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
Dengan kegiatan ini, diharapkan akan muncul kekompakan dan persatuan antar OSIS SMP se-Kabupaten Bondowoso. Tujuannya, untuk menghilangkan stigma pelabelan sekolah.
“Seluruh SMP itu sama, baik negeri, swasta, pinggiran ataupun kota. Jangan ada lagi penyebutan, ini SMP favorit dan itu SMP tidak favorit. Ini SMP pinggiran, itu SMP kota,” jelasnya.
Seluruh SMP, lanjutnya, harus mempunyai pemikiran yang sama, akan membangun Bondowoso menjadi lebih baik. Sebab, pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan.
Dijelaskannya, disamping akan diajari bela negara dan kedisiplinan, mereka juga akan dipelajari sejumlah pelatihan. Diantaranya, seperti pelatihan jurnalistik. Hasilnya, agar diimplementasikan di SMP masing-masing.
Untuk diketahui, agar bisa masuk 30 besar, harus melalui beberapa tahapan. Diantaranya, harus membuat portopolio, wawancara, pembuatan makalah. Mereka juga tergabung dalam Forum OSIS Bondowoso. (zen/sit)
















