Kota Malang

Curanmor Nyaris Bugil, Ternyata Residivis Kambuhan

Diterbitkan

-

Curanmor Nyaris Bugil, Ternyata Residivis Kambuhan

Memontum Kota Malang – Faizal alias Gundul (41) warga Dusun Lesti, Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Selasa (3/7/2018) siang, masih meringkuk di balik jeruji besi Polsekta Blimbing. Perlu diketahui bahwa dia adalah pelaku curanmor yang dihajar massa usai tertangkap basah mencuri Motor Honda Beat milik Fahrurozi (35) warga Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang saat berada Jl Tenaga Utara, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada Jumat (29/6/2018) sekitar pukul 06.30. Bahkan saat diamankan, kondisi Faizal sudah babak belur dan nyaris bugil.

Dari hasil penyelidikan petugas, ternyata Faizal adalah residivis kambuhan kasus Curanmor. Bahkan dia sudah 5 kali ini masuk bui terkait kasus yang sama. Kapolsekta Blimbing Kompol Slamet Riyadi, saat dikonfirmasi Memo X pada Selasa siang, mengatakan bahwa Faizal baru beberapa bulan ini keluar dari penjara.

“Tersangka sebelumnya sudah 4 kali masuk bui terkait kasus yang sama. Bahkan dia baru beberapa bulan ini keluar dari penjara. Usai keluar dari penjara, dia sudah 6 kali melakukan aksi Curanmor di Kota Malang. Untuk aksiyang ke 7 kalinya ini, dia tertangkap dan kembali masuk bui,” ujar Kompol Slamet.

Faizal adalah pelaku tunggal. Modusny dengan berbekal kunci T, dia berjalan kaki mencari sasaran. Supaya tidak menimbulkan kecurigaan, Faizal memakai celana biru dongker dan sepatu ala satpam. ” Dia melakukan aksinya memakai celana biru seperti satpam. Dengan harapan warga tidak curiga dikarenakan tersangka setiap beraksi berjalan kaki mencari sasaran motor yang diparkir di teras rumah,” ujar Kompol Slamet.

Advertisement

Akibat perbuatannya itu Faizal dikenakan Pasal 363 KUHP. ” Tersangk Fz kami kenakan Pasal 363 KUHP. Saat ini kami masih terus melakukan pengembangan,” ujar Kompol Slamet. Adapun BB (Barang-Bukti) yangbdapat diamankan petugas berupa 2 kunci letter T, kunci kontak motor dan motor Honda Beat.

Laman: 1 2

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas