Hukum & Kriminal
Diduga Masalah Ekonomi, Bapak Tiga Anak Ditemukan Gantung Diri

Memontum Kota Malang – Bapak tiga anak berinisial MT(41), warga kontrak di Jl Kebalen Wetan, Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (13/05/2022) sekitar pukul 12.20, ditemukan gantung diri. Jenazahnya ditemukan oleh anaknya, dalam kondisi menggantung di rumah kontrakannya.
Informasi Memontum.com, bahwa sehari-harinya korban bekerja serabutan di Surabaya. Sejak setahun ini dia kontrak bersama istri dan 2 anaknya di Kebalen Wetan. Sedangkan satu anak lainnya tinggal di Madura bersama kakeknya.
Sebelum ditinggal Salat Jumat, korban masih baik-baik saja bersama MR (16), anaknya. Setelah itu, korban ditinggal sendiri di rumah kontakannya. Namun sekitar pukul 12.20, saat MR pulang Salat Jumat, mendapati ayahnya sudah tergantung di depan kamar.
Baca juga :
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke warga sekitar dan petugas Polsek Kedungkandang. Rodi Rosidi (47), kakak korban yang tinggal jl Mayjend Sungkono, Kecamamatan Kedungkandang, Kota Malang, juga mendatangi lokasi kejadian.
Petugas Polsek Kedungkandang segera mendatangi lokasi melakukan penyelidikan. Jenazah korban sendiri kemudian dibawa ke kamar jenazah RSSA Malang untuk mendapatkan visum dokter.
Kapolsekta Kedungkandang, Kompol Yusuf Suryadi, mengatakan dugaan sementara memang perbuatan nekad itu karena faktor ekonomi. “Dari keterangan kakaknya, bahwa korban bekerja di Surabaya dan sebelumnya meminta maaf kepada seluruh keluarga. Diduga karena faktor ekonomi,” ujar Kompol Yusuf. (gie)
















