Surabaya
Dua Politeknik Negeri Surabaya, Buka Jalur Pendaftaran Alternatif

Menurutnya, pendaftaran jalur ini dilakukan secara online, sederhana, dan tidak dipungut biaya. Pendaftaran pun tidak dibatasi kuota tertentu serta akreditasi sekolah tidak menentukan kuota pendaftar.
Ia melihat, dari tahun ke tahun peminat dan pendaftar jalur ini meningkat. “Ini menunjukkan bahwa masyarakat makin memahami keistimewaan belajar di Politeknik. Pengembangan skill sangat menonjol melalui komposisi praktikum dan teori dalam proses belajar mengajar,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, setidaknya terdapat 42 Politeknik Negeri dari ujung barat ke timur wilayah Indonesia yang tergabung dalam jalur seleksi ini. Yang artinya jalur ini ditawarkan bagi ratusan program studi yang linear, mulai dari saintek, sosial, pariwisata, dan bahasa.
Seharusnya ada 43 Politeknik Negeri se Indonesia yang bergabung pada program PMDK PN 2019. Tetapi karena faktor jarak dan aksesibilitas internet, sehingga ada ada salah satu politeknik yang tidak ikut bergabung.
“Yang tidak bisa bergabung, Politeknik Nusa Utara di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Karena akses internetnya gak bagus,” jelasnya.
Masih Zainal, tahun depan politeknik mempunyai wacana untuk ikut seleksi SMNPTN. Hal ini ia sampaikan, pasca pihaknya mengikuti pertemuan dengan rektor dan pimpinan perguruan tinggi di Indonesia beberapa waktu yang lalu.
“Tahun depan ada niatan untuk ikut seleksi jalur itu. Kita sudah bicarakan. Pendaftaran jalur ini (PMDK-PN) akan dibuka hingga 6 April ke depan. Seusai jalur ini, kami juga akan membuka jalur Ujian Masuk Politeknik Negeri Nasional yang disingkat UMPN. Jadi, silahkan dimanfaatkan kesempatan ini untuk bisa belajar di salah satu perguruan tinggi negeri vokasi di Indonesia, Politeknik,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur PENS Zainal Nur Arifin menargetkan, bahwa pihaknya tahun ini mengalokasikan sekitar 30 persen dari 750 kursi untuk PMDK-PN.
“Tidak ada alokasi khusus antara siswa SMA, SMK dan MA. Sehingga terjadi persaingan secara fair (terbuka). Jadi 30 persen itu mereka bebas memilih vokasi yang ingin mereka tuju,” ungkapnya.
Sedangkan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) melalui Wakil Direktur (Wadir) Adi Wirawan Husodo menjelaskan, jika pihaknya juga mengalokasikan 40 persen dari total 704 mahasiswa baru untuk jalur PMDK-PN.
“Bila PENS hanya menerima siswa dari jurusan IPA, PPNS menerima pendaftar dari jurusan IPA dan IPS,” pungkasnya. (sur/ano/yan)
















