SEKITAR KITA
FKUB Kota Malang Deklarasikan Dukungan PPKM Darurat

Memontum Kota Malang – Wali Kota Malang, Sutiaji, bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mendeklarasikan dukungan terhadap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Jumat (09/07).
Bertempat di Lantai 4 Mini Blok Office, semua komponen 6 agama menghadiri deklarasi ini. Ketua FKUB Kota Malang, Ahmad Taufik, mengatakan bahwa giat ini bertujuan agar semua komponen masyarakat mentaati isi dari PPKM Darurat.
Baca juga:
- TMMD Ke-127 Kediri, Dansatgas Beri Khutbah Jamaah Salat Jumat di Desa Gadungan
- Sidang Terdakwa Dugaan Penggelapan Emas Rp 3,3 Miliar, Uang Hasil Kejahatan untuk Gaya Hidup dan Dugem
- Dorong Ketahanan Pangan, TMMD Ke 127 Kediri Lakukan Penanaman Benih Jagung
“Jadi harapannya, kita bisa bersama-sama dengan seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Kota Malang untuk mentaati semua isi dari PPKM Darurat,” jelasnya.
Pihaknya mengaku prihatin karena korban pandemi Covid-19 makin banyak berjatuhan. Oleh karenanya FKUB berkomitmen akan lebih bersungguh-sungguh mentaati PPKM Darurat.
“Termasuk pembatasan kegiatan di tempat ibadah, karena itu juga masuk dalam PPKM Darurat. Benar-benar kita efektifkan agar makin gencar menyampaikan pada masyarakat,” ujar Ahmad Taufik.
Sementara itu, Wali Kota Sutiaji mengapresiasi kegiatan yang dinisiasi FKUB ini. “Para tokoh sudah menyadari dan mendukung penuh pelaksaan PPKM Darurat. Bahwa sesungguhnya pemerintah pusat dan daerah bertujuan untuk membuat masyarakat hidup tentram dan selamat,” kata Sutiaji.
Selain itu, orang nomer satu di Kota Malang tersebut menjelaskan bahwa kebijakan PPKM Darurat juga sudah melalui kajian epidimolog dan semua elemennya.
“Jadi ketika ada orang yang masih mempertanyakan, itu yang menyampaikan bukan dari pemerintah, tapi dari tokoh masing-masing,” sambungnya.
Terakhir Sutiaji berharap hingga akhir masa PPKM Darurat, bisa berjalan maksimal dan efektif.
“Mari kita lakukan bersama-sama. Sehingga kita bisa tertib dan cepat selesai. Kalau ini tidak berjalan baik, tidak menutup kemungkinan ada PPKM Darurat lanjutan,” kata Sutiaji. (mus/ed2)
















