Kota Malang

Gaet Investor, Pemkot Malang Siapkan Peta Investasi

Diterbitkan

-

Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan. (ist)

Memontum Kota Malang – Untuk memaksimalkan potensi investasi di Kota Malang, Dinas Tenaga Kerja dan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) mulai menyiapkan Peta Investasi. Itu nantinya, akan digunakan sebagai pedoman bagi para investor untuk menanamkan investasinya di Kota Malang.

Kepala Disnaker PMPTSP Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan bahwa Peta Investasi tersebut akan dibuat dalam waktu dekat ini. Kemudian, akan dibawa ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengenai apa saja yang akan ditawarkan di tahun 2025 mendatang.

“Nanti kami akan rapat dengan Bappeda kira kira apa yang akan kami angkat dari Kota Malang. Dari provinsi juga tentunya nanti akan membantu untuk pelaksanaannya,” ujar Arif, Sabtu (07/12/2024) tadi.

Menurut Arif, revisi Peta Investasi ini sangat diperlukan karena kondisi dan potensi Kota Malang terus berkembang. Perubahan tata ruang menjadi salah satu alasan utama perlunya pembaruan ini.

Advertisement

Baca juga :

“Contohnya, tren investasi berubah. Dulu banyak yang berinvestasi di usaha kos-kosan, sekarang mulai bergeser ke pembangunan rukos (rumah kos),” katanya.

Dengan adanya Peta Investasi ini diharapkan mampu memberikan gambaran tren perkembangan di setiap wilayah Kota Malang. Apalagi, di tiap wilayah tentu memiliki karakteristik yang berbeda.

“Misalnya di wilayah Kedungkandang, banyak potensi untuk sektor perumahan atau properti. Sedangkan di pusat kota seperti Klojen, sektor jasa lebih dominan, seperti hotel, restoran, hiburan, hingga proyek baru seperti pengajuan izin hiburan biliar di depan Stasiun Malang Kota Baru,” paparnya.

Melalui Peta Investasi tersebut, Arif berharap nantinya para investor dapat lebih mudah melihat potensi dan tren di Kota Malang. Selain itu, peta ini diharapkan dapat segera selesai agar mampu menarik lebih banyak investasi ke Kota Malang ini. (rsy/sit)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas