Pamekasan
HP Diambil Guru BK, Siswa di Pamekasan Naik ke Atas Genting Sekolah

Memontum Pamekasan – Seorang siswa kelas X IPS 03 di salah satu SMA Negeri di Pamekasan, berinisial J, tiba-tiba saja naik ke atap genting gedung sekolah, Rabu (19/10/2022) tadi. Hal itu terjadi, diduga dipicu karena ponselnya diambil oleh guru BK, saat mata pelajaran berlangsung.
Kejadian ini, pun cukup menarik perhatian. Karena, posisi atap gedung sekolah cukup tinggi. Beruntung, saat itu oihak sekolah berhasil membujuknya untuk kembali turun.
“Tadi saya secara spontan membantu siswa itu untuk turun dari atap gedung. Saya tidak tahu, motifnya apa,” ujar salah satu penjaga sekolah berinisial S.
Sementara itu, salah seorang teman kelasnya berinisial FS, menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula sejak dirinya duduk bertiga di dalam kelas sambil memegang ponsel. Kemudian, ponsel milik J diambil oleh salah satu guru BK.
“Kita duduk bertiga, saat mata pelajaran Bahasa Madura. Kita menggunakan HP itu untuk membuka akun google. Akan tetapi, guru tersebut datang lalu mengambilnya. Kemudian, J langsung keluar dari kelas,” ungkapnya.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Saat dikonfirmasi, Kepala sekolah SMA itu, Ali Umar Arhab, menyampaikan bahwa J sebulan yang lalu mengalami kecelakaan. Dan beberapa hari belakangan ini, mengalami perbedaan tingkah laku.
“Enggak, itu motifnya bukan karena HP. Tetapi kata teman akrabnya yang sejak SMP, bahwa sebelum dan sesudah kecelakaan, korban ada perbedaan,” katanya.
Kapolsek Pademawu, Iptu D Riawanto, mengatakan bahwa J memang pernah mengalami kecelakaan sebulan yang lalu dan alami luka di bagian kepala. “Kejadian sebenarnya di luar nalar. Karena siswa yang berinisial J, ini pernah mengalami kecelakaan dan luka di kepala. Bahwa yang bersangkutan naik ke atap, tanpa kesadarannya,” ujarnya. (azm/gie)
















