Sidoarjo

Jumlah Penderita HIV/Aids Tinggi, Bupati Sidoarjo Merasa Prihatin

Diterbitkan

-

Jumlah Penderita HIVAids Tinggi, Bupati Sidoarjo Merasa Prihatin

“Penyalagunaan narkoba menjadi salah satu penyebaran virus HIV. Pemakaian jarum suntik secara bergantian kerab digunakan pemakai narkoba menjadi pemicunya. Saya meminta generasi muda untuk menjauhi narkoba. Untuk Duta Peduli AIDS Sidoarjo yang terpilih diharap dapat menjadi pioner dan penggerak pencegahan virus mematikan itu,” tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pemkab Sidoarjo, Djoko Supriyadi menegaskan kegiatan pemilihan Putra Putri Duta Peduli AIDS Sidoarjo merupakan salah satu program kerja. Tujuannya untuk mengajak pemuda pemudi peduli bahaya HIV/AIDS. Pihaknya berharap peran serta pemuda pemudi Sidoarjo dapat menangkal peredaran virus mematikan itu.

“Kami ingin mempersiapkan generasi muda tangguh dan tanggap terhadap lingkungan dalam menangkal hal-hal bersifat negatif. Pemilihan Putra Putri Duta Peduli AIDS Sidoarjo dimulai Juli 2018. Mulai pendaftaran dan dilanjutkan seleksi per tanggal 1 September. Malam hari ini, puncak grand final Pemilihan Putra Putri Duta Peduli AIDS Sidoarjo,” pungkasnya.

Sedangkan ada 20 finalis di grand final Pemilihan Putra Putri Duta Peduli AIDS Sidoarjo. Nantinya mereka akan dipilih lima pasang sebagai juara. Mulai juara 1 sampai 3 serta juara favorit dan juara kategori berbakat putra dan putri. Juara pertama duta Peduli AIDS Sidoarjo disandang M Alifiano berpasangan dengan Aliyya Zara.

Advertisement

Juara kedua disandang Armanda Lukita berpasangan dengan Ataya Shafa. Sedangkan juara ketiga diraih Kristian Rizky dan Anum Intan. Untuk juara favorit diraih Moch Rafqy dan Helena Cornelia serta juara berbakat putra diraih Happy Ravhael dan putri diraih Erila Setya. (Wan/yan)

Laman: 1 2

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas