Lumajang
Ketua APTRI Sebut Pemerintah Mendzolimi Petani Tebu

Menanggapi hal tersebut, Calon Wakil Presiden RI nomor urut 2 yang akrab disapa Bang Sandi ini menyatakan bahwa “Komitmen kita singkat saja, tegas, kami akan hadirkan pemerintahan yang kuat, dengan pola kepemimpinan yang tegas berpihak kepada rakyat, berpihak kepada petani, kita tidak akan memberikan kesempatan kalau petani lagi panen malah impor, ini nanti akan merusak harga tebu di kalangan petani, jadi sekarang masalahnya ada di data pak, data kita tentang dimansuplai ini belum singkron, amburadul, dibawah pemerintahan prabowo sandi data akan kita benahi, kita tau betul berapa keperluannya, berapa dimannya, kita harus tau juga berapa antisipasi suplainya sehingga kita bisa sampaikan” jelasnya
Sandiaga juga menyatakan pihaknya nantinya dalam membuat kebijakan juga akan duduk bersama petani dan merumuskan kebijakan itu bersama – sama.
“Kebijakan itu harus dibuat bersama sama, harus memberikan kebaikan, harus memberikan manfaat, kepada para petani, jangan malah membunuh petani, program suasembada ini jangan sampai menjadi suasengsara, karena sekarang ini petaninya suasengsara, untuk kredit itu juga akan kita dorong karena susah sekali para petani ini untuk meng akses kredit dan sebagai negara agraris tantangannya tadi juga sudah di angkat juga bahwa anak muda banyak yang tidak mau ke sektor pertanian padahal kita selaku manusia selama diberikan mulut dan perut pasti setiap hari butuh makan, karena kita makan berarti kebutuhan pangan kita akan terus naik, populasi kita juga terus naik, kalau populasi naik berarti nambah jumlah mulut dan perut, itu berarti konsumsi pangan kita juga akan naik, jadi kita harus fokus dibidang pertanian” ujarnya.
“Jangan kita dibebani oleh kepentingan luar sehingga kita tidak memberikan perhatian ke sektor pertanian akhirnya semuanya didikte akhirnya semuanya di impor, jadi pak haji Didik, komitmen kami simpel, karena janji itu pasti akan di tagih, kalau tidak ditagih di dunia pasti ditagih di akhirat hi ngeri.. kalau punya janji ya akhirnya tidak di penuhi itu pasti akan ditagih di akhirat oleh karena itu pak Prabowo dan Saya Insya Alloh amanah kita akan berpihak kepada petani, kita pastikan tidak akan membebani petani berkaitan dengan impor, rendemen 8,5 menjadi 5,8, suasembada ini harus kita wujudkan, terima kasih pak didik atas masukannya” pungkas Sandiaga.(adi/yan)

















