Connect with us

Kediri

KPU Buka Segel Kotak Suara Pilpres, Perwakilan 02 Tolak Tanda Tangan

Diterbitkan

||

Memontum Kediri—–-Untuk mengantisipasi perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri, melakukan proses pengambilan alat bukti, dengan membuka segel kotak suara Pilpres pada Sabtu (8/6/2019) pagi.

Namun dalam proses KPU membuka segel kotak suara Pilpres, Budi salah satu saksi perwakilan paslon 02 menolak menandatangani berita acara. Ia mengaku, dalam pemberitahuan surat undangan dilakukan secara mendadak. “Saya dapat udangan baru pagi ini tadi, “ucapnya saat kegiatan berlangsung.

Budi tidak mau menandatangi berita acara, karena belum kordinasi dengan atasanya. “Saya belum bisa komentar apa apa, kita harus kordinasi dulu dengan atasan, “katanya dikantor KPU Kabupaten Kediri, Sabtu (8/6/2019) pagi.

Saat itu Budi perwakilan paslon nomor urut 02 disodori hingga dua kali, berkas berita acara untuk dimintai tandangan, namun terlihat tetap menolak menandatangani.

Sementara iru Ketua KPU Kabupaten Kediri, Sapta Andaruiswara, saat dikonfirmasi menjelaskan, kegiatan ini merupakan instruksi dari KPU Provinsi, yang setiap KPU baik kota/Kabupaten untuk menyerahkan alat bukti yang nantinya sebagai antisipasi PHPU, yang akan dibawa ke KPU RI. “Sesuai surat edaran KPU Provinsi, kita diminta menyerahkan alat bukti berupa DAA1, DA1-PPWP, dan DB, “ katanya.

Terkait saksi yang tidak mau tanda tangan berita acara karena belum ada instruksi dari atasannya, Sapta tetap menghormatinya. “Kita tetap menghormati apa yang dilakukan perwakilan saksi Paslon 02, dan kami tetap mengapresiasi karena telah hadir dalam proses pengambilan alat bukti, “ungkap Sapta.

KPU Kabupaten Kediri, melakukan pembukaan segel kotak suara di Kantor KPU, untuk mengambil alat bukti yang akan dikirimkan ke KPU Provinsi, Sabtu (8/6/2019) pagi itu

disaksikan Polri, TNI, kedua Saksi Paslon Presiden, Ketua Bawaslu Kabuparen Kediri dan jajaran komisioner KPU.(aji/yan)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.