Kota Malang

Kunjungan MPP Kota Malang Terus Meningkat, Layanan Publik Terus Diperluas

Diterbitkan

-

MPP: Suasana Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Malang. (memontum.com/rsy)

Memontum Kota Malang – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Malang terus menjadi pusat layanan masyarakat. Bahkan, jumlah kunjungan terus meningkat di setiap tahunnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, menyampaikan bahwa peningkatan ini terjadi karena terus memperluas layanan di berbagai tenant. Terutama dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

“Mengenai angkanya butuh kami rekap dulu, tapi yang pasti terus meningkat. Memang dari tenant Dispendukcapil ini banyak, apalagi ada tambahan beberapa layanan dan beberapa petugas ditarik ke sini,” ujar Arif, Kamis (13/02/2025) tadi.

Untuk saat ini, salah satu layanan yang sedang disiapkan adalah penambahan loket BPJS Kesehatan. Meski telah memiliki satu tenant di MPP, namun nantinya akan ditambah menjadi dua untuk mengakomodasi empat jenis layanan.

Advertisement

“Untuk itu sudah kami siapkan. Jadi satu tenant untuk dua layanan, sehingga butuh dua tenant untuk empat layanan khusus BPJS Kesehatan dan dengan adanya ini ke depan MPP bakal lebih ramai,” ujarnya.

Baca juga :

Dikatakannya, bahwa proses penambahan itu direncanakan berlangsung setelah Idul Fitri 2025 atau sekitar bulan April mendatang. “Untuk puasa ini persiapan pengondisian tenantnya dulu sama melengkapi petugas dan sarprasnya, paling puasa mendekati lebaran lah disiapkan pelayanan,” tambahnya.

Selain BPJS Kesehatan, Arif juga tengah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk menambah hari operasional layanan yang ada di MPP. Sebab, untuk saat ini hanya buka pada Selasa dan Kamis.

Terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Malang, Roni Kurnia Hadi Permana, menyampaikan bahwa penambahan loket di MPP bertujuan untuk mengurangi antrean di kantor utama yang ada di Jalan Tumenggung Suryo. Sebab, saat ini menerima 150–200 pengunjung per hari.

Advertisement

“Kami masih mengusulkan tambahan SDM ke kantor pusat agar bisa membuka dua loket di MPP. Targetnya, setelah Lebaran layanan sudah bisa berjalan,” imbuh Roni. (rsy/sit)

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas