Pamekasan
Libur Nataru, 17 Destinasi Wisata di Pamekasan Sepi Pengunjung

Memontum Pamekasan – Libur Hari Natal dan tahun baru (Nataru) tahun 2023, sedikitnya sebanyak 17 destinasi wisata di Kabupaten Pamekasan-Madura, sepi pengunjung. Hal itu, seperti dijelaskan oKepala Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, melalui staf Bidang Pariwisata, Agus Widyansyah, pada Selasa (03/01/2023) tadi.
Dirinya menyampaikan, bahwa pelaksanaan libur Nataru tidak ada pengaruh bagi masyarakat untuk liburan. “Pelaksanaan hari libur Natal tidak ada pengaruh yang luar biasa pada masyarakat, berbeda dengan pelaksanaan libur pada Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha,” paparnya.
Baca juga :
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
- Pertamax Naik Jadi Rp 16.250, Ojol di Kota Malang Keluhkan Pendapatan Harian
Menurut Agus, menjelang 4 hari libur Nataru pihaknya sudah survei ke 17 wisata yang ada di Kabupaten Pamekasan. Hanya saja, lokasi-lokasi wisata tersebut sepi pengunjung dan beberapa memang ada yang tutup.
“Orang-orang lebih banyak kumpulnya di kota dan saat malam destinasi wisata tutup. Kemudian karena besoknya banjir di Madura secara umum dan secara khusus terjadi di beberapa titik di Pamekasan,” ungkapnya.
Agus mengatakan bahwa di satu sisi, masyarakat Kabupaten Pamekasan saat perayaan libur Nataru lebih memilih ke luar Pulau Madura. “Apalagi sebagian masyarakat Pamekasan memilih liburan ke luar Madura,” ujarnya. (azm/gie)
















