Kota Batu
Literasi Berbasis Digital Digemari, Disperpusip Kota Batu Tambah Koleksi E-book di Pojok Baca Digital

Memontum Kota Batu – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Batu menambah 6 ribu koleksi baca e-book di Pojok Baca Digital yang tersedia di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Batu. Ini dilakukan, untuk mendongkrak tingkat gemar baca meski indeksnya di angka 61 persen.
Kepala Disperpusip Kota Batu, Shanti Restuningsasih, mengatakan bahwa penambahan koleksi e-book ini dikarenakan literasi berbasis digital mulai digemari masyarakat terutama generasi milenial. “Karena literasi berbasis digital digemari, jadi kami menambah enam ribu koleksi e-book yang bisa dimanfaatkan masyarakat di Pojok Baca Digital MPP Kota Batu,” katanya di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Rabu (02/08/2023) tadi.
Baca Juga :
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
Ditambahkannya, kegemaran masyarakat ini, berlangsung saat sebelum pandemi Covid-19. Bahkan, ketika ditunjang perpustakaan daerah, minat baca masyarakat dari angka 43 persen meningkat menjadi 61 persen.
“Dari 48 ribu e-book yang sebelumnya ada, maka ditambah 6 ribu judul buku terbaru. Ini bisa dimanfaatkan masyarakat di pojok baca. Nah, untuk buku konvensional ada 34.300 buku dan sekarang ditambah sekitar 500 buku,” urainya.
Shanti menambahkan, meskipun indeks minat baca masyarakat sudah bagus, tetapi pekerjaan terberat adalah mempertahankan serta meningkatkan. “Tentunya, saya harap setelah ditambahnya koleksi e-book juga buku terbaru, indeks minat baca masyarakat bisa meningkat mengingat Batu adalah kota wisata,” paparnya. (put/sit)
















