Surabaya
Masuki Musim Hujan, Genangan Tak Sepenuhnya Teratasi

Memontum Surabaya – Menjelang musim hujan, sejumlah wilayah yang menjadi langganan banjir pasti membuat warganya waswas. Seperti wilayah Putat Jaya RW 13 maupun Banyu Urip RW 01, 03, 04. Di pemukiman itu minim saluran air yang mengarah ke box culvert.
Menurut Sukadar, anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, saluran air ini masih parsial yang sering terhenti, tetapi tidak ada solusi. Dia juga menyalahkan dinas yang tak memberikan solusi sesuai keinginan pemkot sendiri.
“Posisi dinas (Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP)) itu tidak membangun apa yang diharapkan oleh pemerintahan sendiri. Hanya sebatas parsial-parsial. Kalau menyelesaikan sesuatu itu jangan sampai meninggalkan masalah,” kata Sukadar di ruang Fraksi PDIP, Selasa (27/11).
Bahkan Sukadar mengandaikan jika dirinya mendadi kepala dinas, terlebih dulu akan menarik akar persoalannya. Menurutnya, jika persoalan sudah diketahui, maka secara otomatia akan terselesaikan semua, terlepas diminta dari pihak RT maupun RW.
“Hampir tiap hari di wilayah Putat Jaya dan Banyu Urip dan itu belum sepenuhnya ada solusi, tetap ngantri setengah jam lalu mengantri (air). Kalau itu langsung masuk dalam saluran besar dan saluran kecil-kecil, saya yakin ini solusi, karena tidak mungkin, kalau mengalir terus tidak mungkin ada yang tersisa, kalau sudah masuk diposisi sungai yang besar. Akan tetapi kenyataannya parsial,” jelasnya.
Melihat waktu masa jabatan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini masih ada, Sukadar beserta anggota dewan lainnga mengharapkan agar menyelesaikan persoalan saluran yang masih membuat warga resah.
















