Surabaya
NISN Diganti NIK, Dewan Pendidikan Jatim Apresiasi

Selain itu, terdapat permasalahan lain yang dipertanyakan Isa soal sisi administrasi. Sebab, menurutnya, dengan pengantian NISN ke NIK apakah tidak merubah administrasi sekolah.
“Jelas akan merubah administrasi sekolah. Tentunya dengan perubahan ini ada yang harus dipikirkan pemerintah. Intinya jika ini tidak mengganggu kepentingan terbaik buat anak-anak, saya kira boleh diapresiasi,” jelasnya.
Dengan akan diberlakukannya NIK, menurut Isa pemerintah seharusnya memberikan data kepada masyarakat terkait NIK yang sudah terlayani dan belum.
“Dengan NIK, pemerintah memberikan data Base yang sudah terlayani dan belum. Jadi akan ketahuan dia sekolah di mana, kelas berapa, kalau nanti dia putus sekolah kami akan tahu dan bisa segera ambil langkah-langkah strategis untuk membantu mereka” tambahnya.
Hal ini rupanya juga sangan diapresiasi oleh Isa selaku Dewan Pendidikan Jawa Timur, karena akan memudahkan pemerintah mengawasi implementasi program pendidikan wajib belajar 12 tahun. Selain itu, dengan terintegrasi ke dalam NIK, tingkat keberlanjutan pendidikan anak usia sekolah dapat terpantau lebih efektif.
“Kebijakan strategis yang diambil pemerintah dalam upaya menekan jumlah anak putus sekolah bisa berjalan tepat sasaran. Dengan NIK pemerintah bisa mengawasi anak yang seharusnya masuk usia sekolah,” tutupnya. (est/ano/yan)












