SEKITAR KITA
ODGJ di Kota Malang Tetap menjadi Penerima Vaksinasi Covid-19

Memontum Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tidak luput dalam memberi perhatian berbagai kalangan masyarakat untuk menerima vaksinasi Covid-19. Salah satunya, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), pun juga menjadi kelompok sasaran vaksinasi.
Dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), dr Husnul Muarif, bahwa penanganan dalam memvaksin ODGJ juga diperlukan perhatian khusus. “Vaksin untuk masyarakat ODGJ di Kota Malang, tentu ada. Tapi vaksinasinya dikumpulkan dengan teman-teman disabilitas di Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB). Bagi ODGJ sendiri, itu untuk yang sudah tergolong stabil kondisinya,” terangnya, Jumat (15/10/2021).
Baca juga:
- THR ASN Pemkot Malang Naik Rp 42,6 Miliar, Pencairan Tunggu Kebijakan Pusat
- Pemkab Malang Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana Puting Beliung di Kecamatan Bantur
- Proses Izin Rumit, IAI Cabang Trenggalek Hearing Dengar Pendapat bersama DPRD
Sedangkan untuk ODGJ yang belum stabil, urai Husnul, pihaknya melalui puskesmas setempat melakukan vaksinasi door to door. “Yang belum stabil maka teman-teman puskesmas akan datang ke kediamannya. Contoh saja beberapa waktu lalu sempat kita memberi vaksin untuk ODGJ di Kampung Topeng,” beber mantan Dirut RSUD Kota Malang tersebut.
Skrining atau pemeriksaan awalnya pun, dikatakan dr Husnul, tidak jauh beda dengan vaksinasi umum. “Sebelum vaksin kondisi umum mereka harus bagus. Jadi tetap melalui pemeriksaan vaksinasi seperti biasa,” tambahnya.
Untuk berapa banyaknya ODGJ Kota Malang yang sudah tervaksin, papar Husnul, hingga saat ini masih belum disampaikan laporan secara rinci. “Kalau total yang sudah divaksin, belum ada laporan. Tapi yang ikut vaksinasi di Dinsos-P3AP2KB per minggu lalu ada sekitar 6 ODGJ,” terang mantan Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes. (mus/sit)
















