Kota Malang
Pastikan Pelatihan Kemandirian Otomotif Aman dan Lancar, Kalapas Kelas 1 Malang Sidak dan Beri Motivasi

Memontum Kota Malang – Kalapas Kelas 1 Malang, Heri Azhari, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Bengkel Otomotif Lapas Kelas 1 Malang, Selasa (17/01/2023) tadi. Hal ini dilakukan, untuk memastikan bahwa lokasi pelatihan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di lingkungan Lapas, benar-benar aman tanpa suatu kendala.
Sekedar diketahui, Lapas Kelas 1 Malang Kanwil Kemenkumham Jatim, terus mengembangkan program kemandirian bagi WBP. Salah satunya, seperti di bidang otomotif.
Bahkan, untuk WBP yang menyukai program otomotif tersebut, mereka bisa bergabung dalam program kemandirian Bengkel Otomotif Lapas Kelas 1 Malang. Sehingga, WBP akan dilatih dan diharapkan ketika warga binaan telah bebas, maka akan memiliki usaha perbengkelan.
Baca juga :
- Paripurna DPRD, Bupati Lumajang Pastikan APBD untuk Masyarakat
- Pelatihan Petugas Sensus, Sekda Erik Tegaskan Tanpa Data Akurat Pemerintah Sulit Tentukan Arah Pembangunan
- Temukan Sejumlah Aduan, Ketua DPRD Kota Malang Minta Evaluasi Pelaksanaan MBG
- Perkuat Iklim Investasi dan Percepatan Pembangunan Daerah, Bupati Malang Buka Pelatihan Petugas Sensus
- Evaluasi MBG, Pemkot Malang Usulkan Keterlibatan Sejak Awal Penentuan Lokasi SPPG
Dalam Sidak itu, Kalapas tidak hanya mengecek langsung kegiatan para warga binaan di dalam bengkel. Namun, juga mengisi Sidak dengan diskusi ringan tentang apa yang dikerjakan warga binaan. Tidak ketinggalan, sesekali jug memberikan arahan dan motivasi pada warga binaan di bengkel otomotif.
“Program pembinaan kemandiriman di Lapas Kelas I Malang, diharapkan mampu mendorong WBP memiliki ketrampilan. Termasuk, warga binaan akan menjadi pribadi yang berkarakter baik, patuh dan memiliki keterampilan sebagai bekal mencari penghasilan yang halal dan baik, setelah bebas dari dalam lapas nantinya,” kata Kalapas Kelas 1 Malang. (gie)










