Jombang

Pemkab Jombang Gelar Gebyar Anugerah Krenova dan Launching Klinik Inovasi

Diterbitkan

-

INOVASI: Bappeda Jombang saat pelaksanaan Gebyar Anugerah Krenova dan Launching. (memontum.com/azl)

Memontum Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jombang menggelar Gebyar Anugerah Kreativitas dan Inovasi (Krenova) dan Launching Klinik Inovasi, di Ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang, Kamis (28/11/2024) tadi. Kegiatan yang dibuka langsung Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo, turut dihadiri Kepala OPD serta pemenang dan peserta Krenova.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Teguh mengatakan bahwa inovasi daerah sudah sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 tahun 2017. Di mana, kepala daerah wajib melaporkan penerapan inovasi kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri), baik inovasi dalam tata kelola pemerintahan daerah, pelayan publik, maupun inovasi lain yang sesuai dengan urusan pemerintahan.

“Laporan akan dinilai Mendagri menggunakan indikator indeks inovasi daerah dan diberikan penghargaan kepada daerah yang sangat inovatif melalui Innovative Government Awards yang diadakan setiap tahun,” kata Pj Bupati Jombang.

Dirinya juga mengungkapkan, untuk mencapai kategori sangat inovatif dalam indeks inovasi daerah, selain menyelenggarakan Lomba Krenova, diperlukan koordinasi dan kolaborasi antar perangkat daerah. “Lomba kreativitas dan inovasi merupakan bentuk upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Jombang, untuk memacu inovasi masyarakat, khususnya perangkat daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Advertisement

Lebih lanjut Teguh menjelaskan, upaya peningkatan kualitas pelaksanaan Krenova terus dilakukan setiap tahunnya. Sehingga, itu menghasilkan peningkatan nilai indeks inovasi daerah.

Baca juga :

“Pada 2022, nilai indeks inovasi daerah Jombang mencapai 47,04, masuk kategori inovatif dan merupakan rangking 181 kabupaten dan kota se-Indonesia atau 36 kabupaten dan kota se-Provinsi Jatim,” jelasnya.

Sedangkan tahun 2023, tambahnya, indeks inovasi daerah Kabupaten Jombang, semakin meningkat. “Meningkat menjadi 52,69 masuk ranking 93 se-Indonesia atau ranking 18 se-Jatim. Sedangkan pada tahun 2024, ini mencapai 69,94 dan masih proses verifikasi oleh Kementerian Dalam Negeri,” ungkapnya.

Selain upaya pelaksanaan lomba Krenova, pada tahun 2024 ini Pemerintah Kabupaten Jombang juga melaunching Klinik Inovasi Daerah. Klinik Inovasi Daerah ini, sebagai forum konsultasi dan koordinasi antar perangkat daerah dalam menciptakan, menerapkan, mengembangkan serta melaporkan inovasi daerah.

Advertisement

“Saya berharap melalui lomba Krenova dan keberadaan Klinik Inovasi Daerah, tidak hanya lahir ide gagasan dan inovasi yang meningkat dari segi kuantitas maupun nilai indeks inovasi Kabupaten Jombang, melainkan yang lebih penting adalah dampak nyata dari seluruh Inovasi dan teknologi yang dihasilkan dapat bermanfaat bagi masyarakat,” urainya.

Teguh berpesan, agar setiap perangkat daerah harus memiliki 1 inovasi unggulan disamping adanya 1 inovasi di setiap bidang. “Harus selalu berinovasi yang bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Jombang,” tambahnya.

Adapun nama-nama pemenang lomba Krenova kategori OPD, yakni untuk Juara I yaitu RSUD Ploso, Juara II yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Juara III yaitu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Juara IV yaitu RSUD Jombang, Juara V yaitu Dinas Ketenagakerjaan. Sedangkan kategori masyarakat kelompok 1 SMA/SMK/MA, yakni Juara I yakni MAN 3 Tambakberas Jombang, Juara II yaitu SMAN 2 Wonosalam dan Juara III yaitu SMKN Ngoro. (azl/gie)

Advertisement

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas