Trenggalek

Pemkab Trenggalek Gandeng Markplus Inc Gelar Gebyar UKM 2018

Diterbitkan

-

Pemkab Trenggalek Gandeng Markplus Inc Gelar Gebyar UKM 2018

“Kendala yang dihadapi oleh pengusaha kecil tentunya minimnya akses terhadap pasar, permodalan, perkembangan teknologi informasi dan perkembangan SDM. Tentunya kendala ini perlu adanya intervensi dan dorongan dari Pemerintah sehingga pelaku usaha kecil ini bisa terus berkembang, ” imbuhnya.

Sementara itu, Dr. Setyo Riyanto, Direktur Akademik ICSB Indonesia menerangkan, tidak ada yang menyangsikan produk-produk buatan Indonesia khususnya Kabupaten Trenggalek. Namun produk tersebut justru dibranding ulang dan dijual dengan harga yang lebih mahal.

“Jangan terjadi lagi, produk kita di rebranding oleh negara tetangga dan dibeli lagi oleh masyarakat kita dengan harga berkali-kali lipat lebih mahal, ” kata Setyo.

Inilah fungsinya keberadaan ICSB, untuk membantu para pengusaha semua naik kelas.

Advertisement

“Saat ini kita masih separadis, masih sendiri-sendiri, belum tahu apa itu communal branding yang dikenalkan oleh Bupati Trenggalek, Dr. Emil Dardak. Dengan separadis seperti ini tentunya akan sangat mudah untuk dikacaukan, ” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Wabup Trenggalek juga sangat antusias dengan kegiatan yang bersentuhan dengan para pelaku UKM untuk terus maju dan berkembang. Diharapkan olehnya dari kegiatan Gebyar UKM 2018 ini, para pelaku UKM bisa mendapatkan back pratice-back practice yang bisa mendorong pelaku UKM maju dan berkembang.

Wabup termuda ini menunjukkan rasa bangganya menggunakan produk-produk UKM. Sambil memamerkan kaos dan sepatu kulit yang dipakainya, Arifin berucap itu merupakan produk UKM Trenggalek dan tidak kalah dengan yang lain. (mil/yan)

Advertisement

Laman: 1 2

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker

Refresh Page
Lewat ke baris perkakas