Pemerintahan
Peringati Hari Batik Nasional, Wali Kota Dewanti Serahkan Penghargaan pada Maestro Batik Kota Batu

Memontum Kota Batu – Wali Kota Batu, Hj Dewanti Rumpoko, bersama Dewan Kerajinan Daerah (Dekranasda) Kota Batu, memberikan penghargaan kepada maestro batik Lina Santoso saat momen peringatan Hari Batik Nasional serta bertepatan dengan HUT Ke-20 Kota Batu di kediamannya Jalan Raya Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji-Kota Batu, Rabu (06/10/2021). Lina Santoso sendiri, merupakan Pembatik Kota Batu yang memiliki ciri khas motif pakem seperti Kawung, Sekar Jagat dan Gringsing.
Baca juga:
- Pemkot Malang Rencanakan Bangun Skywalk di Dua Lokasi dari Dana Bank Dunia
- Objek Wisata Banyuwangi 2026 Perkuat Seni dan Budaya Masyarakat
- Cara Unik UMKM Malang Kenalkan Gamis Bordir, Gandeng Petugas Kebersihan Jadi Model Ramadan
- Kecamatan Lumbang dan Potensi Produksi Madu yang Dihasilkan
- Antisipasi Pewarna Makanan Berlebih, Wali Kota Malang Siapkan Tes Sampel di Pasar Takjil
Pemberian penghargaan ini, juga tidak lepas dari kontribusi Lina Santoso yang telah melestarikan batik dan mengajarkannya kepada generasi muda untuk membatik. “Ibu Lina ini Maestro Batik yang baik hati dan tidak segan-segan menurunkan ilmunya kepada siapa saja yang berminat mengenal seni membatik. Pembatik-pembatik yang saat ini ada di Kota Batu, banyak yang belajar dari beliau,” kata Dewanti.
Wali Kota Batu itu optimis, bahwa Batik Kota Batu memiliki prospek bisnis yang bagus. Karena, batik Kota Batu memiliki keunikan dan ciri khas yang tidak dimiliki daerah lainnya.
“Batik Batu (Kota, red) punya prospek untuk menjadi bisnis yang menjanjikan dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Saya harap, semua warga Kota Batu bisa mencintai dan menghargai batik. Khususnya, batik yang dibuat Pengrajin Kota Batu” imbuh Bude-sapaan akrab Wali Kota Batu.
Sementara itu, Penerima Penghargaan Batik Kota Batu, Lina Santoso, mengaku senang atas penghargaan yang diberikan. “Saya merasa senang, karena batik ini merupakan warisan nenek moyang yang harus dilestarikan dan diperkenalkan kepada anak-anak agar bisa diteruskan” katanya. (bir/sit)
















