Kota Malang
Persiapan Pengamanan Jelang Sertijab Wali Kota Malang, Forkopimda Deklarasi Cipta Kondisi

Memontum Kota Malang – Polresta Malang Kota menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Pengamanan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, di Halaman Kantor Balai Kota Malang, Sabtu (01/03/2025) tadi. Apel ini digelar, guna memastikan kelancaran dan keamanan prosesi Sertijab Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, yang akan dilaksanakan di Gedung DPRD Kota Malang, Minggu (02/03/2025) besok.
Usai menggelar apel, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), KPU, Bawaslu, Danramil, Kapolsek, Forum Rektor, unsur Mahasiswa, Ormas, Orda dan masyarakat Kota Malang, serta berbagai organisasi masyarakat melaksanakan deklarasi cipta kondisi menuju Kota Malang damai bersaudara maju berkelas.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam momen itu menyampaikan bahwa deklarasi cipta kondisi merupakan inisiatif Forkopimda Kota Malang bersama seluruh lapisan masyarakat, dalam rangka menuju Kota Malang yang damai bersaudara dan maju berkelas. “Alhamdulillah, elemen Forkopimda plus lapisan masyarakat, Forum Rektor, organisasi daerah, organisasi masyarakat dan lain-lain, sudah sepakat menandatangani cipta kondisi ini,” kata Wali Kota Wahyu, Sabtu (01/03/2025) tadi.
Dirinya juga menambahkan, bahwa dalam prosesi Sertijab dijadwalkan juga akan dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur. “Karena kemarin ada Pj Wali Kota Malang, maka proses Sertijab akan ada. Terlebih, ada 22 kota dan kabupaten di Jawa Timur, juga akan dilakukan Sertijab. Sehingga, dimungkinkan bakal ada pembagian tugas antara Gubernur dengan Wakil Gubernur Jatim,” tambahnya.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, mengatakan untuk pengamanan dalam rangka Sertijab Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2025-2030, sudah mempersiapkan pasukan pengamanan kurang lebih ada 120 personel gabungan dari TNI dan Polri. “Semoga pelaksanaan Sertijab yang diawali dengan deklarasi hari ini, bisa berjalan aman, damai dan tidak ada halangan apapun,” harap Kombes Pol Nanang.
Baca juga :
Dirinya juga menambahkan, deklarasi ini merupakan bentuk sinergitas seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kondusivitas Kota Malang. Terutama, dalam menghadapi transisi kepemimpinan daerah.
“Deklarasi ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai komitmen bersama untuk menciptakan Kota Malang yang aman, damai, berkelas dan berkembang secara berkelanjutan. Kolaborasi dari seluruh unsur masyarakat sangat diperlukan, untuk mendukung kepemimpinan yang baru serta menolak segala bentuk gangguan keamanan,” imbuh Kapolresta.
Komandan Kodim (Dandim) O833 Malang, Letkol Arm Aris Gunawan, menambahkan bahwa nantinya tidak ada pengamanan secara khusus. Meskipun begitu, agar acara berjalan dengan lancar, sudah mempersiapkan dengan optimal pengamanan, termasuk untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Dengan sekitar 30 personel dari Kodim, kami sebagai aparat keamanan akan lakukan pengamanan dan lakukan antisipasi kemungkinan apa yang akan terjadi,” imbuhnya.
Perlu kita ketahui, bahwa deklarasi damai ini, menyatakan enam poin komitmen utama. Diantaranya, seperti menjaga Kota Malang tetap kondusif. Kemudian, mewujudkan Kota Malang yang damai, bersaudara, maju dan berkelas. Mendukung kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang periode 2025-2030. Menolak segala bentuk tindak kekerasan. Menolak rasisme, intoleransi, radikalisme, diskriminasi, berita hoax, serta ujaran kebencian. Memperkuat rasa kebangsaan, cinta tanah air, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, UUD 1945 dan kebhinekaan. (cw1/gie)










