Kabupaten Malang
Protes Pengelolaan Hutan, Tahan Diri dan Tunggu Musyawarah Selesai Pilgub

Memontum Malang – Ratusan orang, Minggu (24/6/2018) siang berjalan kaki melakukan orasi dari Pantai Kondangmerak sampai Pantai Banyu Meneng dan Selok. Ratusan orang warga ini dan pihak lainnya kemudian sepakat menunggu musyawarah mufakat selesai pelaksanaan Pilgub Jatim.
Siang kemarin, unjuk rasa digelar Lembaga Masyarakat Desa sekitar Hutan (LMDH) Wonoraharjo Sumberbening (Mitra Kerja Perum Perhutani RPH Sumbermanjing kulon/KPH Malang).

Berbekal sejumlah pertimbangan, pihak LMDH dari Desa Sumberbening ini menolak pengelolaan wisata Pantai Kondang Merak oleh KTH Ngudi Makmur. Kelompok Tani Hutan (KTH) ini merupakan kelompok kerja yang memiliki IPHPS (Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanani Sosial) dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Hutan).
Tanggapi adanya kegiatan, sejumlah tokoh, sesepuh desa dan pihak kepolisian pun hadir di lokasi unjuk rasa. Diantaranya, Kabagops Polres Malang, Kompol Sunardi R SH, Kasat Intelkam, AKP Imam Solikin, Kasat Sabhara, AKP Lutfi Moh, Kapolsek Bantur AKP Yatmo dan puluhan anggota polisi.
Hadir pula, Nanang (humas) selaku perwakilan Perum Perhutani KPH Malang, Camat Bantur, Drs Tri Sulawanto MSi, Danramil 0818/12 Bantur Kapt Inf Sapardi, Budi Cahyono selaku Asper Perhutani KPH Malang.
















