Connect with us

SEKITAR KITA

Putus Penyebaran PMK, Wabup Situbondo Pimpin Penyemprotan Disinfektan Serentak di 132 Desa

Diterbitkan

||

Putus Penyebaran PMK, Wabup Situbondo Pimpin Penyemprotan Disinfektan Serentak di 132 Desa

Memontum Situbondo – Wakil Bupati Situbondo, Hj Khoirani memimpin langsung penyemprotan disinfektan secara serentak di seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kota Santri Pancasila, Kamis (30/06/2022). Kegiatan ini dilakukan, untuk memutus penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak Sapi milik warga.

Orang nomor dua di lingkungan Pemkab Situbondo ini mengatakan, bahwa pelaksanaan penyemprotan disinfektan secara serentak ini digelar di 132 desa dan empat kelurahan yang ada di Situbondo. “Giat kita hari ini didukung penuh oleh jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah maupun pihak kelurahan,” ujarnya saat berada di Desa Widoropayung, Kecamatan Besuki.

Wabup yang akrab disapa Nyai Khoi ini mengungkapkan, selain penyemprotan disinfektan secara serentak, pihaknya juga sudah melakukan vaksinasi PMK perdana kepada hewan. “Kita kemarin sudah melakukan vaksinasi PMK perdana yang menyasar 3.100 sapi warga,” imbuhnya.

Baca juga :

Pihaknya menjelaskan, akan terus berupaya untuk memutus penyebaran wabah PMK di Situbondo. “Apalagi, sekarang mendekati Hari Raya Idul Adha. Jadi harus benar-benar kita awasi, terutama transportasi ternak,” terangnya.

Nyai Khoi juga meminta kepada pihak terkait, untuk memastikan agar tidak ada hewan ternak dari luar daerah yang masuk ke Situbondo. Demikian pula, ternak yang di Situbondo tidak boleh keluar. “Karena, tingkat penularan PMK ini sangat cepat,” tambahnya.

Sekedar informasi, data dari Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Situbondo hingga hari Rabu (29/06/2022), ada 2.467 ekor hewan ternak yang terpapar PMK. Dimana dari jumlah tersebut, 199 ekor sembuh, enam ekor mati dan satu ekor dipotong paksa.(her/gie)

Lanjutkan Membaca
Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.