Kota Batu
Ratusan Atlet Billiard Berjuang Demi Rp 30 Juta dan Berangkat ke Jepang

Gaib Sampurno Ketua Pobsi Kota Batu menjelaskan dengan adanya turnament ini diharapkan bisa menarik animo masyarakat Batu khususnya untuk mempermudah mencari bibit atlet yang bagus untuk dibina. Terpenting, untuk mengenalkan olah raga biliard kepada masyarakat luas dan menunjukkan jika biliard itu bukanlah judi, tetapi olah raga positif.
” Yang terpenting mengenalkan dan merubah penilaian masyarakat jika biliar itu bukanlah wadah perjudian tetapi olah raga positif,” harap Gaib.
Kedepan, tambah Gaib, dirinya akan menggandeng Dinas Pendidikan Kota Batu supaya memberi wadah mencari bibit atlet sejak dini dilingkup pelajar.
” Rencana saya kedepan supaya biliard bisa lebih diterima kami menggandeng diknas. Sebab kedepan harapan saya Kejuaraan Nasional (Kejurnas) bisa dihelat di Batu. Bisa dilihat animo masyarakar, atlet luar daerah sangat bagus, “urainya.
Turnamen hasil kerjasama Pobsi Kota Batu, Amorti dan KONI Kota Batu kali ini digelar sejak 18-23 September dengan total hadiah Rp 100 juta dan Rp 70 juta untuk merchandise. Selain hadiah utama juara 1, juara 2 pun berhak mendapat uang pembinaan sebesar Rp 15 juta, 3 dan 4 Rp 7 juta dan 8 besar Rp 3 juta serta beberapa merchandise. (lih/yan)
















